Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Aktivis HAM Israel: Tidak akan Ada Demokrasi Jika Supremasi Yahudi Ada

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (27/08/2023) - 13:03 WIB
in INTERNASIONAL
0
Massa menginjak bendera Israel (ilustrasi). Kebijakan pemerintah Israel mendapat kecaman aktivis HAM

#image_title

Massa menginjak bendera Israel (ilustrasi). Kebijakan pemerintah Israel mendapat kecaman aktivis HAM

 HEBRON – Aktivis hak asasi manusia (HAM) Israel memprotes kebijakan sayap kanan pemerintah Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. 


Mereka berunjuk rasa di dekat rumah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir di Kiryat Arba yang merupakan sebuah permukiman ilegal Yahudi di Hebron wilayah pendudukan Tepi Barat. 


Para pengunjuk rasa membentangkan spanduk bertuliskan “Menteri Terorisme Nasional” dan “Berdiri Bersama melawan pendudukan”. Sedangkan spanduk lain bertuliskan “Hebron: Rumah bagi Ben Gvir, Apartheid dan Perombakan Peradilan”. 


Pengunjuk rasa menarik perhatian pada fakta bahwa Hebron adalah salah satu tempat yang paling terkena dampak kebijakan pemukiman ilegal Israel. Organisasi HAM Israel Peace Now dan Breaking the Silence juga bergabung dalam protes tersebut. 


Lembaga swadaya masyarakat Israel mengatakan, sumber utama kerusakan demokrasi adalah pendudukan Palestina. Kondisi itu disebabkan oleh peraturan peradilan yang kontroversial di bawah pemerintahan koalisi sayap kanan Netanyahu. 


“Kudeta yudisial tidak muncul begitu saja, dia berasal dari wilayah pendudukan Tepi Barat. Tidak akan ada demokrasi jika supremasi Yahudi ada,” ujar Peace Now dalam pernyataan tertulis mengenai protes tersebut dikutip dari Anadolu Agency. 


Baca juga: Jangan Lelah Bertobat kepada Allah SWT, Begini Pesan Rasulullah SAW


Sementara itu, polisi tidak mengizinkan pengunjuk rasa mendekati Ben-Gvir dan menangkap direktur kegiatan Peace Now Alec Yefremov. Polisi Israel juga menjaga makam warga Amerika-Israel Baruch Goldstein yang terletak di Meir Kahane Memorial Park. Goldstein telah membunuh 29 Muslim saat mereka sholat di Cave of the Patriarchs pada 1994. 


Ben-Gvir mendukung Goldstein setelah pembantaian tersebut. Dia menyebut Goldstein sebagai “pahlawan” dan memajang fotonya di ruang tamu. 


Perkiraan menunjukkan sekitar 700 ribu pemukim Israel tinggal di sekitar 300 pemukiman ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Berdasarkan hukum internasional, semua pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal.


 


Sumber: anadolu 


 

Sumber: Republika

Tags: ben gvirbenjamin netanyahuisrael apartheidpemerintah israelpermukiman yahudisupremasi yahuditepi barat
ShareTweetPin
Previous Post

ICW Temukan 15 Caleg Ternyata Mantan Koruptor, Ini Daftarnya

Next Post

BI Papua: Hingga Juli 2023 Pengguna QRIS Capai 153 Ribu Merchant

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.