Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

AJI Banda Aceh Sesalkan Perusakan Hp Jurnalis Saat Liput Demo Kenaikan BBM

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (07/09/2022) - 19:19 WIB
in DAERAH
0
AJI Banda Aceh Sesalkan Perusakan Hp Jurnalis Saat Liput Demo Kenaikan BBM

Banda Aceh- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menyesalkan aksi perusakan alat kerja atau handphone jurnalis oleh polisi berpakaian preman saat meliput demo kenaikan BBM di depan Gedung DPRA, Selasa (7/9/2022). Korban dalam peristiwa tersebut adalah Indra Wijaya, wartawan Harian Serambi Indonesia.

Atas kejadian ini AJI Banda Aceh menyatakan:

1. Mengecam setiap kekerasan terhadap jurnalis baik merampas maupun merusak alat kerja jurnalis. Perusakan alat kerja jurnalis adalah bagian dari upaya penghalangan kerja jurnalistik sebagaimana diatur dalam UU no.40 tahun 1999 tentang Pers pada Pasal 18 ayat 1:

“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000, 00 (lima ratus juta rupiah).”

2.Mengimbau semua pihak untuk memahami dan menghargai kerja jurnalistik yang merupakan perwujudan dari pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Bila jurnalis dihalang-halangi, hal itu berarti menghalangi pula hak masyarakat untuk mendapatkan informasi.

3. Meminta Kapolda Aceh dan jajarannya untuk menindak tegas anggotanya yang telah merusak alat kerja jurnalis saat melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Kronologi perusakan Hp milik Indra Wijaya

Sekitar Pukul 13.00 WIB, Indra Wijaya (korban), wartawan Harian Serambi Indonesia datang untuk meliput demo kenaikan harga BBM oleh mahasiswa di depan Gedung DPR Aceh Jl. Daud Bereueh, Banda Aceh. Saat itu massa aksi sudah berdiri di jalan depan kantor DPR Aceh. Lalu, Indra Wijaya merekam video suasana massa yang sudah berkumpul menggunakan handphone pribadi miliknya.

Sekitar pukul 13.30 WIB massa bergerak menuju gerbang masuk Gedung DPR Aceh. Saat hendak masuk, massa dihadang oleh polisi karena hanya diberi ruang kepada 10 mahasiswa untuk audiensi dengan pihak DPRA mewakili pengunjuk rasa.

Massa tidak terima, sehingga mencoba mendobrak pintu pagar gedung DPRA agar bisa masuk ke dalam.

Melihat aksi mulai memanas, Indra Wijaya berinisiatif melakukan siaran langsung via facebook untuk redaksi serambi indonesia, suasana saat itu mulai ricuh.

Menit ke-8 lebih 50 detik, saat kamera mengarah ke beberapa massa yang diamankan polisi, tiba- tiba seorang oknum polisi berpakaian preman memukul handphone yang sedang digunakan Indra hingga jatuh ke aspal jalan.

Handphone tersebut pecah dan mengalami kerusakan layar. Saat itu laporan masih berlangsung walaupun gambar sudah tidak teratur (goyang tanpa arah).

Indra Wijaya mengambil Handphone-nya yang sudah tergeletak di aspal dan menyelamatkan diri dengan berpindah lokasi ke depan halte dekat Kantor Bulog yang bersebelahan dengan Gedung DPRA. Saat itu, Indra melihat handphonenya sudah rusak, tombol dan keyboard tidak sempurna lagi.

Siaran masih berlangsung menggunakan kamera belakang yang masih berfungsi meski kondisi layar Hp pecah.

Setelah aksi mulai mereda, seorang teman sekantornya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak redaksi Serambi Indonesia dan menayangkan berita peristiwa perusakan handphone oleh oknum polisi tersebut.

Tags: acehHpindonesiajurnalispolisirusakserambi
ShareTweetPin
Previous Post

Masjid Nurussalam Piyueng Diperluas

Next Post

Mengenang Sejarah dari Rumoh Cut Nyak Dhien

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.