Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Afghanistan Jalani Ramadhan Pertama sejak Taliban Berkuasa

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/04/2022) - 06:53 WIB
in INTERNASIONAL
0
Milisi Taliban (ilustrasi)

Warga Afghanistan menyambut Ramadhan di tengah krisis kemanusiaan yang memburuk

KABUL — Warga Afghanistan menyambut Ramadhan di tengah krisis kemanusiaan yang memburuk setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus tahun lalu. Sekitar 300 pria, mengenakan shalwar kameez tradisional Afghanistan, berkumpul sebelum matahari terbenam di masjid Wazir Akbar Khan, di ibu kota untuk sholat malam pada hari pertama Ramadhan.

“Ramadhan ini berbeda dari rezim sebelumnya,” kata jamaah Khairullah dilansir dari Alaraby, Senin (4/4/2022).

“Sekarang kami menjalankan kewajiban Islam kami bersama di tanah Islam di bawah rezim Islam,” ujarnya.

Masjid Wazir Akbar Khan adalah salah satu tempat ibadah terkenal di Kabul, dan menjadi sasaran serangan bom pada Juni 2020 yang menewaskan imam dan beberapa jamaahnya.

Masjid ini terletak di pusat Kabul di pintu masuk utama ke bekas pusat diplomatik yang dikenal sebagai Zona Hijau yang menampung beberapa kedutaan asing termasuk misi Washington.

Setelah berbuka puasa, para pria itu duduk berbaris di halaman masjid tempat para sukarelawan menyajikan makanan untuk mereka.

Di provinsi selatan Kandahar, pusat kekuatan de facto Taliban, beberapa pejuang gerakan fundamentalis berbuka puasa di pos pemeriksaan dan masjid.

Warga Afghanistan menandai Ramadhan pada saat negara itu terjerumus ke dalam krisis kemanusiaan yang mendalam. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari setengah dari 38 juta penduduk negara itu menghadapi kelaparan saat musim dingin terus berlanjut.

Krisis semakin dalam setelah para donor menghentikan bantuan ketika Taliban merebut kekuasaan Agustus lalu. Masyarakat internasional sejauh ini tidak mengakui pemerintah Taliban.

“Orang-orang mengharapkan masa-masa indah di bawah emirat Islam tetapi sayangnya itu tidak terjadi,” kata Shahbuddin, seorang penduduk Kabul, merujuk pada rezim Taliban.

“Dunia harus mengakui pemerintah Taliban, jika tidak kita akan melihat bencana kemanusiaan,” ujarnya.

Negara-negara lain bersikeras bahwa Islam garis keras menghormati hak-hak perempuan untuk pendidikan dan bekerja untuk menerima bantuan.

Taliban telah menindak kebebasan perempuan, termasuk melarang mereka dari banyak pekerjaan pemerintah dan menutup sekolah menengah perempuan.

Sementara bagi Shahbuddin, kenaikan harga makanan sudah tak tertahankan. “Untuk pertama kalinya saya melihat harga pangan naik begitu tinggi di bulan Ramadhan,” katanya.

“Orang-orang mengharapkan bahwa di negara Islam harga akan turun selama Ramadhan, tapi itu tidak terjadi,” tambah dia.

Sumber: Republika

Tags: krisis kemanusiaan afganistanramadhan di afganistanramadhan di bawah talibantalibamwarga afganistan
ShareTweetPin
Previous Post

Pemerkosaan dan Aborsi Disepakati tak Masuk RUU TPKS, Ini Alasannya

Next Post

Wali Kota Bogor Larang ASN Ikuti Acara Buka Puasa Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.