Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Menkes Dorong Kepala Daerah Mengejar Imunisasi Dasar Lengkap

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (22/04/2022) - 18:20 WIB
in NASIONAL
0
imunisasi dasar yang lengkap berperan dalam memberi perlindungan anak dari risiko terpapar Covid-19 maupun penyakit KLB PD3I (Kejadian Luar Biasa Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi). Ilustrasi.

Imunisasi lengkap salah satu cara melindungi anak dari ancaman penyakit menular.

JAKARTA — Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mendorong agar Kepala Daerah perempuan turut serta aktif dalam mengejar ketertinggalan imunisasi dasar lengkap anak di tahun ini. Pemberian imunisasi dasar lengkap adalah salah satu cara melindungi mereka dari ancaman penyakit menular, terutama selama masa tumbuh kembangnya.

Sejak pandemi Covid-19 dua tahun terakhir ini, pelaksanaan layanan imunisasi dasar anak mengalami penurunan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan secara global, sebanyak 23 juta anak di bawah umur satu tahun tidak menerima imunisasi dasar di tahun 2020.

Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi sejak tahun 2009, silam. Sementara di Indonesia, data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan UNICEF mencatat sebanyak 84 persen fasilitas pelayanan kesehatan imunisasi anak di Indonesia terdampak Covid-19.

Dengan adanya ketertinggalan tersebut, Menteri Kesehatan berharap agar Kepala Daerah perempuan dapat membantu menggerakkan seluruh kekuatan yang ada untuk mencapai target imunisasi. Menurutnya peran perempuan sangatlah strategis.

“Karena imunisasi diarahkan lebih banyak kepada anak dan harusnya sangat dekat ke hati seorang Ibu (Kepala Daerah Perempuan),” kata Budi dalam Konferensi Pers daring, Jumat (22/4/2022).

Diketahui, pada triwulan pertama 2022, Kemenkes menargetkan cakupan imunisasi dasar lengkap hingga 22,5 persen. Sementara, cakupan imunisasi yang dicapai baru sekitar 14 persen. Hingga kini, baru ada enam daerah di Indonesia yang cakupan imunisasi dasar lengkap lebih dari 22,5 persen. Budi berharap enam daerah tersebut bisa memotivasi daerah lain dalam pemenuhan target yang ditetapkan.

“Kalau Pemda mendorong dengan penuh program imunisasi, maka seharusnya angka tersebut bisa dicapai,” harap Mantan Wakil Menteri BUMN tersebut.

Pada tahun ini, Kabupaten Bangka Belitung menjadi tuan rumah penyelenggaraan puncak peringatan Pekan Imunisasi Sedunia 2022. Dipilihnya pulau penghasil timah itu karena cakupan imunisasi dasar lengkap lebih dari 22,5 persen.

Diketahui, Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) akan digelar pada Mei 2022. Perhelatan ini digelar sebagai upaya percepatan dari ketertinggalan cakupan peserta imunisasi dasar lengkap pada anak selama pandemi covid-19.

Akan ada dua kegiatan besar dalam BIAN. Pertama imunisasi tambahan satu dosis untuk cegah campak dan rubela. Kedua, imunisasi Kejar bagi balita yang belum lengkap imunisasinya.

Ditargetkan lebih dari 800 ribu anak di seluruh Indonesia yang berisiko lebih besar tertular penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan polio.

Nantinya, tahap I pelaksanaan BIAN akan dimulai pada Mei 2022 di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Sedangkan tahap kedua akan berlangsung pada Agustus 2022 di Jawa dan Bali.

Sumber: Republika

Tags: imunisasi dasar lengkapImunisasi Lengkap AnakMasalah imunisasi anaktarget imunisasi dasar
ShareTweetPin
Previous Post

Kapolresta Tangerang Ingatkan Pengusaha tak Tertipu Modus Ormas Minta THR

Next Post

Inggris Tawari India Bantuan Bangun Jet Tempur Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Kloter BTJ-02 Masuk Asrama Haji, 393 Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci

Alur Kedatangan Jemaah Haji Aceh di Tanah Air, Ini Tahapan yang Harus Dilalui

Rabu (10/06/2026) - 13:43 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Mulai Diberangkatkan ke Madinah 8 Juni

Berikut Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Aceh 2026, Kloter Pertama Tiba 15 Juni

Rabu (10/06/2026) - 13:38 WIB
USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru: Perkuat Inovasi dan Solusi bagi Masyarakat Aceh

Rabu (10/06/2026) - 13:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.