Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Aceh pada Juni 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang maupun nonbintang di Aceh justru menunjukkan tren peningkatan.
Kepala BPS Aceh, Agus Andria, mengatakan pemantauan kunjungan wisman dilakukan melalui dua pintu masuk utama ke Aceh, yakni Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Sabang.
“Jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Aceh pada bulan Juni 2026 sebanyak 2.553 kunjungan. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 18,90 persen dibandingkan Mei 2026, serta turun 29,42 persen dibandingkan Juni 2025,” kata Agus, Selasa (4/8/2026).
Sementara itu, dari sisi akomodasi, BPS mencatat adanya peningkatan tingkat penghunian kamar hotel pada Juni 2026.
Agus menjelaskan, tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Aceh pada Juni 2026 mencapai 29,38 persen. Angka tersebut meningkat 2,35 persen poin dibandingkan Mei 2026 dan naik 4,92 persen poin dibandingkan Juni 2025.
“TPK hotel berbintang pada Juni 2026 sebesar 29,38 persen. Jika dibandingkan bulan sebelumnya meningkat 2,35 persen poin, sedangkan dibandingkan Juni tahun lalu naik 4,92 persen poin,” ujarnya.
Adapun tingkat penghunian kamar hotel nonbintang dan akomodasi lainnya pada Juni 2026 tercatat sebesar 21,15 persen.
“TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya sebesar 21,15 persen atau naik 1,21 persen poin dibandingkan Mei 2026 serta meningkat 1,51 persen poin dibandingkan Juni 2025,” tutur Agus.
Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Aceh mengalami penurunan pada Juni 2026, tingkat okupansi hotel di provinsi tersebut justru mengalami peningkatan, baik pada hotel berbintang maupun hotel nonbintang.[]









