Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

50 Persen Populasi di Negara ASEAN-6 Adalah Unbanked Population

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 18:37 WIB
in NASIONAL
0
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengatakan sebanyak 50 persen dari populasi di negara ASEAN-6 yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam adalah populasi yang belum memiliki rekening bank atau unbanked population.

Negara perlu lakukan adopsi digital untuk memperluas jangkauan layanan finansial.

 JAKARTA — Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengatakan sebanyak 50 persen dari populasi di negara ASEAN-6 yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam adalah populasi yang belum memiliki rekening bank atau unbanked population. Dedy menyampaikan hal itu berdasarkan data UOB, PwC, & Singapore Fintech Association/SFA pada 2021.


“Sekitar 24 persen dari populasi masih belum memiliki akses yang optimal ke layanan perbankan modern/terkini atau underbanked population,” kata Dedy dikutip dari siaran persnya, Kamis (7/4/2022).


Dedy mengatakan, fakta tersebut mendorong perlunya peningkatan adopsi digital demi memperluas jangkauan layanan finansial dan keamanan masyarakat pengguna. Menurutnya, perkembangan tren adopsi layanan keuangan digital tidak hanya bermanfaat dari aspek efisiensi, seperti pengeliminasian cost of cash.


Selain itu, membawa spirit transformatif dalam hal mewujudkan pertumbuhan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Karena itu, ia mendorong sinergi lintas sektoral untuk pemanfaatan teknologi layanan finansial.


“Dengan pemanfaaan teknologi digital dalam sektor keuangan, ruang-ruang pembatas fisik akan kian berkurang sehingga memperluas jangkauan layanan finansial bagi masyarakat,” katanya.


Ia mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan disrupsi besar bagi perekonomian global. Salah satunya meningkatnya sektor keuangan digital. Dalam aspek pembiayaan digital, Jubir Kementerian Kominfo menyontohkan Indonesia telah memiliki Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).


“Sesuai data Bank Indonesia, penggunanya hingga akhir Februari 2022 lalu telah mencapai 15,99 juta pengguna dan dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,51 triliun, atau mengalami kenaikan 305 persen year on year,” katanya.


Selain itu, nilai transaksi uang elektronik per Februari 2022 lalu mencapai Rp 27,1 triliun, atau naik 41,35 persen dibandingkan periode tahun lalu. “Hal tersebut menunjukkan utilisasi layanan keuangan digital yang makin bergeliat di Indonesia,” kata Dedy.


Saat ini, para pedagang serta pelaku Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) juga dapat memanfaatkan layanan pembayaran digital QRIS dengan mudah dan aman, membawa total seamless user experience bagi pembayaran digital baik di toko-toko kelontong hingga ke pedagang keliling.


Ia menyatakan manfaat lain jasa keuangan digital tampak dari layanan fintech lending. Menurutnya, pada tahun 2020, Indonesia telah menjadi negara yang berhasil menarik investasi fintech terbesar kedua di antara negara-negara ASEAN-6 dengan besaran investasi sebesar USD 178,48 juta, atau setara dengan 20 persen dari total investasi fintech di kawasan ini.


“Data OJK menunjukkan pada Februari tahun 2022 lalu saja fintech telah menjangkau 12,7 juta masyarakat, dengan jumlah penyaluran pinjaman total mencapai Rp 16,4 triliun,” ujarnya.

Sumber: Republika

Tags: covid 19keuangan digitallayanan finansialpandemi covid 19teknologi finansialunbanked population
ShareTweetPin
Previous Post

India akan Tingkatkan Produksi Senjata Dalam Negeri

Next Post

Tiga Menteri Terbitkan SKB Cuti Bersama Idul Fitri 1443 H

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Ungkap Kronologi Bentrokan FT-FP USK, Dua Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

Sabtu (30/05/2026) - 15:04 WIB
Tak Pulang Kampung, Pasien Rumah Singgah BFLF Lebaran Iduladha di Banda Aceh

Tak Pulang Kampung, Pasien Rumah Singgah BFLF Lebaran Iduladha di Banda Aceh

Selasa (26/05/2026) - 19:08 WIB
Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Jemaah Haji Asal Bireuen Wafat Jelang Wukuf di Arafah, Akan Dibadalhajikan

Selasa (26/05/2026) - 14:54 WIB
Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Senin (25/05/2026) - 23:52 WIB
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Senin (25/05/2026) - 23:39 WIB
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Senin (25/05/2026) - 23:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.