Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

India akan Tingkatkan Produksi Senjata Dalam Negeri

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 18:16 WIB
in INTERNASIONAL
0
Perdana Menteri India Narendra Modi, tengah, memperkenalkan logo inisiatif

Langkah produksi sendiri diambil untuk imbangi potensi kekurangan impor dari Rusia.

 NEW DELHI — Pemerintah India pada Kamis (7/4/2022) akan meningkatkan produksi peralatan militernya, termasuk helikopter, mesin tank, rudal dan sistem peringatan dini udara. Langkah ini diambil untuk mengimbangi potensi kekurangan dari Rusia sebagai pemasok utama persenjataan ke India.


Hampir 60 persen alat pertahanan India bergantung pada Rusia. Operasi militer Rusia di Ukraina telah menambah keraguan India tentang pasokan persenjataan di masa depan.


“Tujuan kami adalah untuk mengembangkan India sebagai pusat manufaktur pertahanan,” kata Menteri Pertahanan Rajnath Singh. 


Situs web Kementerian Pertahanan India mengatakan, pesanan militer senilai 2.100 miliar rupee atau setara 28 miliar dolar AS kemungkinan akan ditempatkan pada produsen pertahanan domestik dan swasta dalam lima tahun ke depan.


Seorang pensiunan jenderal India, D.S. Hooda mengatakan, dalam kunjungan Presiden Vladimir Putin ke New Delhi tahun lalu, kedua belah pihak memutuskan untuk mengalihkan beberapa manufaktur Rusia ke India sebagai syarat untuk menghentikan impor. Dengan demikian, impor helikopter, korvet, mesin tank, rudal, dan sistem peringatan dini udara secara bertahap akan dihentikan.


“Beberapa suku cadang yang kami butuhkan mungkin akan dialihkan,” kata Hooda.


Untuk memenuhi persyaratan jangka pendeknya, India dapat mempertimbangkan pembelian alat pertahanan dari negara pecahan Soviet dan negara-negara pakta Warsawa. Bulgaria, Polandia, Georgia, Kazakhstan, dan Ukraina dapat membantu India memasok cadangan untuk pesawat tempur Rusia Sukhois dan MiG-29. Termasuk meningkatkan tank dan kendaraan lapis baja, karena mereka memiliki platform dan suku cadang yang mirip dengan alat pertahanan asal Soviet.


Kementerian Pertahanan India sejauh ini telah mengidentifikasi daftar lebih dari 300 item suku cadang yang dilarang impor, guna membantu produsen lokal memenuhi persyaratan angkatan bersenjata di tahun-tahun mendatang. Angkatan udara India memiliki lebih dari 410 pesawat tempur Soviet dan Rusia dengan campuran platform impor dan lisensi, termasuk Su30, MiG-21, dan MiG 29.  Semua alat pertahanan tersebut membutuhkan suku cadang dan komponen Rusia.  India juga memiliki kapal selam, tank, helikopter, kapal selam, fregat, dan rudal Rusia. 

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: alat militerindiaindustri pertahanan indiaperalatan militerpertahanan indiaproduksi dalam negeriproduksi senjata indiaprodusen pertahanan domestik
ShareTweetPin
Previous Post

Afrika Timur Dilanda Kekeringan Terburuk dalam 4 Dekade

Next Post

50 Persen Populasi di Negara ASEAN-6 Adalah Unbanked Population

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Ungkap Kronologi Bentrokan FT-FP USK, Dua Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

Sabtu (30/05/2026) - 15:04 WIB
Tak Pulang Kampung, Pasien Rumah Singgah BFLF Lebaran Iduladha di Banda Aceh

Tak Pulang Kampung, Pasien Rumah Singgah BFLF Lebaran Iduladha di Banda Aceh

Selasa (26/05/2026) - 19:08 WIB
Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Jemaah Haji Asal Bireuen Wafat Jelang Wukuf di Arafah, Akan Dibadalhajikan

Selasa (26/05/2026) - 14:54 WIB
Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Senin (25/05/2026) - 23:52 WIB
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Senin (25/05/2026) - 23:39 WIB
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Senin (25/05/2026) - 23:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.