Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Afghanistan Jalani Ramadhan Pertama sejak Taliban Berkuasa

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/04/2022) - 06:53 WIB
in INTERNASIONAL
0
Milisi Taliban (ilustrasi)

Warga Afghanistan menyambut Ramadhan di tengah krisis kemanusiaan yang memburuk

KABUL — Warga Afghanistan menyambut Ramadhan di tengah krisis kemanusiaan yang memburuk setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus tahun lalu. Sekitar 300 pria, mengenakan shalwar kameez tradisional Afghanistan, berkumpul sebelum matahari terbenam di masjid Wazir Akbar Khan, di ibu kota untuk sholat malam pada hari pertama Ramadhan.

“Ramadhan ini berbeda dari rezim sebelumnya,” kata jamaah Khairullah dilansir dari Alaraby, Senin (4/4/2022).

“Sekarang kami menjalankan kewajiban Islam kami bersama di tanah Islam di bawah rezim Islam,” ujarnya.

Masjid Wazir Akbar Khan adalah salah satu tempat ibadah terkenal di Kabul, dan menjadi sasaran serangan bom pada Juni 2020 yang menewaskan imam dan beberapa jamaahnya.

Masjid ini terletak di pusat Kabul di pintu masuk utama ke bekas pusat diplomatik yang dikenal sebagai Zona Hijau yang menampung beberapa kedutaan asing termasuk misi Washington.

Setelah berbuka puasa, para pria itu duduk berbaris di halaman masjid tempat para sukarelawan menyajikan makanan untuk mereka.

Di provinsi selatan Kandahar, pusat kekuatan de facto Taliban, beberapa pejuang gerakan fundamentalis berbuka puasa di pos pemeriksaan dan masjid.

Warga Afghanistan menandai Ramadhan pada saat negara itu terjerumus ke dalam krisis kemanusiaan yang mendalam. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari setengah dari 38 juta penduduk negara itu menghadapi kelaparan saat musim dingin terus berlanjut.

Krisis semakin dalam setelah para donor menghentikan bantuan ketika Taliban merebut kekuasaan Agustus lalu. Masyarakat internasional sejauh ini tidak mengakui pemerintah Taliban.

“Orang-orang mengharapkan masa-masa indah di bawah emirat Islam tetapi sayangnya itu tidak terjadi,” kata Shahbuddin, seorang penduduk Kabul, merujuk pada rezim Taliban.

“Dunia harus mengakui pemerintah Taliban, jika tidak kita akan melihat bencana kemanusiaan,” ujarnya.

Negara-negara lain bersikeras bahwa Islam garis keras menghormati hak-hak perempuan untuk pendidikan dan bekerja untuk menerima bantuan.

Taliban telah menindak kebebasan perempuan, termasuk melarang mereka dari banyak pekerjaan pemerintah dan menutup sekolah menengah perempuan.

Sementara bagi Shahbuddin, kenaikan harga makanan sudah tak tertahankan. “Untuk pertama kalinya saya melihat harga pangan naik begitu tinggi di bulan Ramadhan,” katanya.

“Orang-orang mengharapkan bahwa di negara Islam harga akan turun selama Ramadhan, tapi itu tidak terjadi,” tambah dia.

Sumber: Republika

Tags: krisis kemanusiaan afganistanramadhan di afganistanramadhan di bawah talibantalibamwarga afganistan
ShareTweetPin
Previous Post

Pemerkosaan dan Aborsi Disepakati tak Masuk RUU TPKS, Ini Alasannya

Next Post

Wali Kota Bogor Larang ASN Ikuti Acara Buka Puasa Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

Jumat (23/10/2026) - 00:05 WIB
Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.