Minggu, September 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Zelenskyy: Rusia Harus Mundur untuk Capai Kesepakatan

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (08/05/2022) - 08:30 WIB
in INTERNASIONAL
0
FILE - Pasukan Rusia berbaris selama parade militer Hari Kemenangan untuk merayakan 74 tahun sejak kemenangan dalam Perang Dunia II di Lapangan Merah di Moskow, Rusia, pada 9 Mei 2019.

Kesepakatan damai bergantung pada mundurnya pasukan Rusia ke posisi sebelum invasi

KIEV – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, kesepakatan damai dengan Rusia akan bergantung pada mundurnya pasukan Rusia ke posisi sebelum invasi yang mereka mulai. Hal ini ia katakan di hadapan lembaga think tank London, Chatham House pada Jumat (6/5/2022) waktu setempat.

Zelenskyy mengatakan, posisi mundur itu merupakan jumlah minimum yang dapat diterima negaranya. Presiden juga mengatakan tidak ada pertanyaan tentang Rusia yang mempertahankan wilayah yang telah ditaklukkannya sejak menginvasi Ukraina.

“Untuk menghentikan perang antara Rusia dan Ukraina, langkahnya harus memulihkan situasi pada 23 Februari,” katanya seperti dilansir laman BBC, Sabtu (7/5/2022).

“Saya dipilih oleh rakyat Ukraina sebagai presiden Ukraina, bukan sebagai presiden Ukraina kecil. Ini adalah poin yang sangat penting,” ujarnya menambahkan.

Referensi situasi pada 23 Februari menunjukkan Ukraina mungkin tidak bersikeras merebut kembali Krimea sebelum berdamai dengan Rusia. Semenanjung itu dianeksasi oleh Rusia delapan tahun lalu.

Zelenskyy menyerukan dimulainya kembali dialog diplomatik antara Rusia dan Ukraina. “Terlepas dari kenyataan bahwa mereka menghancurkan semua jembatan kami, saya pikir tidak semua jembatan itu hancur, secara kiasan,” katanya.

Sementara Rusia menggambarkan proses itu sebagai “keadaan stagnasi”. Rusia saat ini tengah berjuang untuk mengambil kendali penuh atas kota Mariupol.

Masih ada pasukan Ukraina bersama dengan beberapa warga sipil di pabrik baja Azovstal yang luas di kota tenggara, yang telah menjadi sasaran serangan gencar Rusia. Pada Jumat, 50 warga sipil termasuk 11 anak-anak dievakuasi dari pabrik baja Azovstal di Mariupol.

Ini adalah operasi yang dikoordinasikan oleh PBB dan Palang Merah. Lebih banyak lagi yang diyakini masih terperangkap di terowongan dan bunker era Soviet di bawah pabrik yang luas itu.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan operasi itu telah diperlambat oleh pertempuran dan apa yang disebutnya “provokasi”. Dia mengatakan evakuasi akan dilanjutkan pada Sabtu.

Rusia sebelumnya telah mengumumkan gencatan senjata siang hari di pabrik selama tiga hari, mulai Kamis. Sementara itu Zelensky mengatakan dia mengundang Kanselir Jerman Olaf Scholz untuk mengunjungi Ukraina pada 9 Mei. Kehadiran pemimpin Jerman di Ukraina pada hari Rusia memperingati pengorbanan Soviet dalam Perang Dunia Kedua akan sangat simbolis.

“Dia dapat membuat langkah politik yang sangat kuat dan bijaksana ini, untuk datang ke sini pada 9 Mei, ke Kiev,” kata Zelensky. “Saya tidak menjelaskan pentingnya, saya pikir Anda cukup berbudaya untuk memahami mengapa.”

Sumber: Republika

Tags: kesepakatan damaikesepakatan damai rusia ukrainanegosasi rusia ukrainapasukan rusiatentara rusia
ShareTweetPin
Previous Post

Korut Kembali Terpantau Tembak Proyektil tak Dikenal

Next Post

Afrika Gencar Tumbuhkan Hutan Bakau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Sabtu (05/09/2026) - 20:32 WIB
Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Sabtu (05/09/2026) - 10:45 WIB
BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

Jumat (04/09/2026) - 21:47 WIB
BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.