Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Warga Korsel tidak Peduli dengan Simulasi Perlindungan dalam Latihan Perang

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (23/08/2023) - 20:19 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga beraktivitas di Seoul Railway Station, Seoul, Korea Selatan. ilustrasi

#image_title

 SEOUL — Sirine berbunyi pada Rabu (23/8/2023) ketika Korea Selatan mengadakan latihan pertahanan udara nasional pertamanya dalam enam tahun untuk melawan ancaman nuklir dan rudal Korea Utara yang meningkat. Tetapi, banyak warga Korea Selatan mengabaikan bunyi sirine itu untuk mencari perlindungan. 


Sirene serangan udara berbunyi pada Rabu pukul 14.00 siang waktu setempat di pusat Kota Seoul.  Tokoh masyarakat berjaket kuning dan memakai topi berlogo “Pertahanan Sipil” meminta masyarakat turun dari jalan sekitar 15 menit sebelum kewaspadaan diredakan.


Namun, banyak pejalan kaki yang mengabaikan permintaan tersebut atau mencari tempat berlindung atau bersembunyi di ruang bawah tanah yang telah disediakan.


“Saya tidak tahu tentang latihan itu. Dan orang-orang tampaknya tidak terlalu memedulikannya. Saya juga tidak percaya akan ada perang yang sebenarnya,” kata Na Eun, seorang desainer arsitektur berusia 52 tahun, kepada Reuters.

 


Park Joo-ui, seorang pemimpin komunitas Distrik Jongno di Seoul, telah membagikan selebaran yang berisi pemberitahuan tentang latihan militer tersebut. Park mengaku bingung dengan ketidakpedulian publik terhadap simulasi perlindungan ini.


“Bagaimana kita bisa bersiap menghadapi krisis jika kita tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat selama latihan ini? Orang-orang tidak tertarik,” kata Park.


Pengemudi di sekitar 200 wilayah di seluruh negeri telah diminta untuk berhenti di sisi jalan. Orang-orang di hampir 500 supermarket, bioskop, dan fasilitas umum lainnya dipandu untuk mengungsi.


Di tempat parkir bawah tanah gedung perkantoran besar di Seoul, ratusan pekerja kantor berkumpul mengikuti instruksi dari instruktur pertahanan sipil melalui megafon. Beberapa orang tampak menyeruput kopi dan beberapa yang lainnya mengeluh tentang tidak adanya AC.


“Yah, saya tidak tahu apakah ini akan terjadi, tetapi jika terjadi pengeboman, tempat perlindungan semacam ini tidak berguna, meskipun masih berguna untuk mengetahui di mana tempat perlindungan itu melalui bor,” kata seorang bankir wanita yang tidak mau disebutkan namanya.


Institusi medis dan transportasi umum beroperasi normal. Di beberapa daerah yang berbatasan dengan Korea Utara, penduduk menghadapi skenario tambahan, termasuk pelatihan kimia, biologi, dan radiologi, mengenakan masker gas dan menggunakan jatah makanan darurat.


Latihan pertahanan sipil Ulchi diluncurkan pada tahun 1969 setelah serangan pasukan komando Korea Utara ke kompleks kepresidenan di Seoul. Ada sekitar 17 ribu tempat penampungan yang dibangun di seluruh negara berpenduduk 52 juta jiwa tersebut. Namun, pelatihan pertahanan udara tersebut belum dilakukan sejak 2017.


Pada akhir Mei, Seoul mendapatkan kecaman setelah mengeluarkan peringatan serangan udara palsu dan peringatan evakuasi setelah peluncuran satelit Korea Utara yang gagal. Hal itu memicu kepanikan di antara beberapa penduduk.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: korea selatanlatihan perang korsellatihan pertahanan udara korselsimulasi perlindungan latihan perang
ShareTweetPin
Previous Post

Sebagian Besar Siswa di India Saksikan Pendaratan Misi Chandrayaan-3 di Bulan

Next Post

Belanda Beli Sistem Anti-Drone dari Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
jemaah haji 2023

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Jemaah, Fasilitas Hampir Rampung 98 Persen

Selasa (21/04/2026) - 15:33 WIB
Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.