Rabu, September 9, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Warga Korban Banjir Jalani Tarawih Perdana di Meunasah Darurat Manyang Cut Pidie Jaya

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (18/02/2026) - 23:51 WIB
in DAERAH
0
Warga Korban Banjir Jalani Tarawih Perdana di Meunasah Darurat Manyang Cut Pidie Jaya

Warga korban banjir Desa Manyang Cut, Meureudu, Pidie Jaya, melaksanakan salat tarawih dan witir di meunasah darurat, Rabu (18/2/2026) malam. Foto: [Syahril/Kompas TV]

Pidie Jaya – Warga terdampak banjir di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, menjalani salat tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah di meunasah (musala) darurat, Rabu (18/2/2026) malam.

Meunasah darurat tersebut dibangun setelah meunasah sebelumnya tidak lagi dapat digunakan akibat terdampak banjir yang melanda kawasan itu akhir November 2025 lalu.

Wakil Imam Meunasah Manyang Cut, Jailani Harun, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan fasilitas darurat tersebut sehingga masyarakat tetap dapat melaksanakan ibadah di malam pertama Ramadan.

“Ini malam tarawih pertama, saya terima kasih banyak karena sudah dibangun meunasah darurat ini. Dengan adanya meunasah darurat ini, malam pertama inilah kita bisa salat tarawih,” kata Jailani.

Ia menjelaskan, bangunan meunasah lama mengalami kerusakan cukup parah setelah diterjang banjir sehingga tidak memungkinkan lagi digunakan untuk kegiatan ibadah maupun aktivitas keagamaan lainnya.

“Meunasah sebelumnya tidak bisa dipakai lagi karena ada banjir,” katanya.

Menurut Jailani, suasana Ramadan tahun ini dirasakan berbeda oleh warga setempat. Selain masih dalam suasana duka akibat musibah, masyarakat juga harus beradaptasi dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada.

“Ramadan kali ini tentu sangat berbeda. Ini keadaan sangat duka musibah, tapi terpaksa kami salat di meunasah darurat,” ungkapnya.

Meski dalam kondisi terbatas, antusiasme warga untuk menunaikan ibadah tetap tinggi. Meunasah darurat tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 50 jamaah untuk pelaksanaan salat berjemaah.

Warga berharap, selain proses pemulihan pascabanjir terus berjalan, pembangunan kembali meunasah permanen dapat segera direalisasikan agar aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala.[]

Tags: acehkorban banjirpidie jayaramadan 2026tarawih pertama
ShareTweetPin
Previous Post

Peukan Raya Ramadan Digelar 27 Februari–13 Maret 2026, UMKM Bisa Daftar Mulai Hari Ini

Next Post

Pemerintah Aceh Mulai Realisasikan APBA 2026, Gubernur Instruksikan Percepatan Belanja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

Rabu (09/09/2026) - 18:23 WIB
Toyota Space 2026 Hadir di Suzuya Mall Banda Aceh, Tawarkan Promo dan Doorprize Menarik

Toyota Space 2026 Hadir di Suzuya Mall Banda Aceh, Tawarkan Promo dan Doorprize Menarik

Rabu (09/09/2026) - 16:09 WIB
Pemprov Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang  ‎

Pemprov Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang ‎

Senin (07/09/2026) - 22:08 WIB
BPMA Percepat Legalisasi Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen dan Aceh Timur

BPMA Percepat Legalisasi Sumur Minyak Masyarakat di Bireuen dan Aceh Timur

Senin (07/09/2026) - 22:05 WIB
Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Sabtu (05/09/2026) - 20:32 WIB
Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Sabtu (05/09/2026) - 10:45 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.