Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Universitas Syiah Kuala Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi dengan Inovasi Terbaik

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (13/04/2022) - 16:54 WIB
in DAERAH
0
Universitas Syiah Kuala Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi dengan Inovasi Terbaik

Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Foto: Humas USK

BANDA ACEH | LENSA KITA – Universitas Syiah Kuala berhasil menduduki peringkat sembilan sebagai perguruan tinggi dengan inovasi terbaik di tingkat nasional.  Informasi ini berdasarkan dari Scimago Institutions Rankings (SIR) yang merilis daftar kampus terbaik di Indonesia tahun 2022.

Adapun peringkat pertama adalah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Selanjutnya diikuti peringkat terbaik selanjutnya Institut Teknologi Bandung (ITB) dan  Universitas Surabaya.

SIR yang merupakan lembaga pemeringkatan dunia tersebut merilis 51 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, baik swasta maupun negeri. Dari 51 perguruan tinggi tersebut, USK berhasil berada di peringkat sembilan dengan nilai 431. Sementara jika secara umum, USK berada di peringkat sebelas perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi lembaga pemeringkatan dunia ini.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK Profesor Taufik Fuadi Abidin menilai, pencapaian ini merupakan sebuah kebanggaan bagi USK.

Sebab, kata Taufik, pemeringkatan versi Scimago ini sangat memperhitungkan jumlah publikasi ilmiah bereputasi dari institusi yang disitasi oleh dokumen paten pada database www.epo.org.

Selain itu, Scimago juga mengukur persentase publikasi ilmiah yang disitasi oleh dokumen paten terhadap total publikasi ilmiah bereputasi tersebut dalam beberapa bidang ilmu, serta jumlah usulan paten yang diajukan.

“Pengukuran inovasi versi Scimago ini cukup objektif karena diukur dari dokumen paten dan sitasinya yang sangat mengandalkan kebaruan,” ujar Taufik Fuadi Abidin, Rabu (13/4/2022).

Taufik juga mengungkapkan, selama ini USK melalui LPPM telah menerapkan beberapa kebijakan untuk mendorong para peneliti USK dalam menghasilkan luaran-luaran penelitian yang berkualitas dan terekognisi internasional.

Rektor USK Profesor Marwan, turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian USK ini. Prestasi ini semakin memotivasi USK untuk meningkatkan kualitas riset dan inovasinya.

Apalagi, kata Marwan, USK akan segera bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH) sehingga perhatian terhadap riset dan inovasi harus semakin besar.

“Prestasi ini setidaknya menjelaskan bahwa upaya kita meningkatkan kualitas riset dan inovasi sudah on the track.  Kita ingin hal ini terus berlanjut, agar kehadiran USK bisa terus memberi manfaat yang luas bagi masyarakat,” ucap Marwan.

Ketua Pusat Pengembangan Inovasi dan Hilirisasi USK Dirhamsyah mengatakan, selama ini USK memang memberikan perhatian serius terhadap inovasi. Sebab inovasi berperan penting untuk mengurai permasalahan di masyarakat, serta dapat memberi nilai tambah yang dapat dikomersilkan.

“Untuk itulah, beberapa kebijakan strategis USK lakukan, termasuk di antaranya mendirikan Pusat Pengembangan Inovasi dan Hilirisasi, serta adanya skim khusus untuk mendukung inovasi di kampus ini,” kata Dirhamsyah.

Dirhamsyah mengungkapkan, semua kebijakan strategis USK ini bertujuan untuk mengintegrasikan semua aspek inovasi yang berawal dari prototipe riset, pengembangan berbasis riset dasar dan terapan, hingga menjadi produk inovasi yang dapat dikomersilkan secara terukur dengan tingkat kesiapan teknologi.

“Hasilnya, sejak 2019 peneliti USK berhasil mewujudkan sejumlah produk inovasi. Dan Alhamdulillah, tahun ini Inovasi USK berhasil mencapai peringkat sembilan di jajaran perguruan tinggi nasional versi SIR,” ujar dia.

Tags: mahasiswapendidikanPTN TerbaikUniversitas Syiah Kuala
ShareTweetPin
Previous Post

Pemekaran Papua Jadi Alasan Mendagri Minta KPU Efisiensi Anggaran Pemilu

Next Post

Kesal Jadi Motif Pengeroyokan Ade Armando

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Dievakuasi Basarnas di Perairan Aceh Besar

Sabtu (16/05/2026) - 23:28 WIB
Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Kisah Hartati, Korban Banjir Aceh Tamiang yang Tetap Penuhi Panggilan Haji

Sabtu (16/05/2026) - 22:18 WIB
Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Muhammad Amin dan Istri Wujudkan Impian Haji dari Hasil Jualan Ikan dan Kacang Asin

Kamis (14/05/2026) - 17:18 WIB
Putra Laweung Penerima Beasiswa BIB-LPDP Raih Gelar Doktor Pengkajian Islam di UIN Jakarta

Putra Laweung Penerima Beasiswa BIB-LPDP Raih Gelar Doktor Pengkajian Islam di UIN Jakarta

Rabu (13/05/2026) - 14:35 WIB
Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh: Awal Ramadan Diperkirakan Kamis

Kemenag Aceh Gelar Rukyatul Hilal Iduladha 1447 H di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang

Rabu (13/05/2026) - 13:41 WIB
BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Dorong Layanan Bangga Kencana Lebih Profesional

BKKBN Aceh Lantik Enam Penata KKB, Dorong Layanan Bangga Kencana Lebih Profesional

Selasa (12/05/2026) - 21:54 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.