Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Ukraina Tolak Lanjutkan Negosiasi dengan Rusia Jika Pembicaraan Digelar di Belarusia

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/04/2022) - 04:15 WIB
in INTERNASIONAL
0
Barikade anti-tank ditempatkan di jalan sebagai persiapan untuk kemungkinan serangan Rusia, di Odesa, Ukraina, 24 Maret 2022.

Perwakilan kedua negara terakhir kali bertemu dan berunding di Istanbul, Turki.

 MOSKOW – Ukraina disebut menolak melanjutkan pembicaraan damai dengan Rusia jika digelar di Belarusia. Perwakilan kedua negara diketahui terakhir kali bertemu dan berunding di Istanbul, Turki.


 


“Kami akan senang melanjutkan negosiasi di Belarusia, tapi Ukraina tidak menginginkannya. Ini tidak nyaman bagi mereka atau karena beberapa alasan lain,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov saat diwawancara stasiun televisi Belarus-1 pada Sabtu (2/4/2022), dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.


 


Kendati demikian, Peskov menekankan, Rusia tetap ingin melanjutkan dialog dengan Ukraina. “Anda harus setuju bahwa hal utama adalah menemukan area di mana kami mencapai kesepakatan dengan negosiator Ukraina, dan yang utama adalah mereka (pembicaraan) perlu dilanjutkan, tidak peduli di Istanbul dan di tempat lain,” ucapnya.


 


Menurut Peskov, banyak pihak yang menginginkan tujuan militer Rusia di Ukraina segera tercapai dan aksi permusuhan dapat dihentikan. “Mungkin melalui pembicaraan damai ini, meski tidak berjalan dengan mudah,” ujarnya.


Pada Selasa (29/3/2022) lalu, perwakilan Rusia dan Ukraina bertemu dan melakukan pembicaraan damai di Istanbul. Setelah pertemuan itu, Rusia telah berjanji akan secara drastis mengurangi operasi militernya di sekitar Kiev dan kota Chernihiv, Ukraina. Sementara Ukraina siap menjadi negara non-blok dan non-nuklir asalkan memperoleh jaminan keamanan.


 


Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin mengatakan Rusia telah memutuskan untuk mengurangi pertempuran di dekat Kiev dan Chernihiv guna menciptakan kondisi dialog. Sementara itu, negosiator Ukraina mengatakan, mereka telah mengusulkan bahwa Ukraina tidak akan bergabung dengan aliansi atau pangkalan tuan rumah pasukan asing. Namun Ukraina menghendaki jaminan keamanan yang mirip dengan “Pasal 5” klausul pertahanan kolektif Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).


 


Ukraina mengidentifikasi Israel serta anggota NATO, yakni Kanada, Polandia, dan Turki sebagai negara yang dapat membantu memberikan jaminan tersebut. Usulan juga akan mencakup periode konsultasi 15 tahun tentang status Krimea yang dicaplok Rusia pada 2014. Proposal hanya bisa berlaku jika terjadi gencatan senjata lengkap.


 


Putaran pertama pembicaraan antara delegasi Rusia dan Ukraina digelar di wilayah Gomel, Belarusia, pada 28 Februari lalu. Pembicaraan tersebut berlangsung selama lima jam. Kala itu, Moskow dan Kiev tak berhasil menyepakati gencatan senjata.


 


Delegasi kedua negara menggelar pembicaraan lanjutan di Belovezhskaya Pushcha, Belarusia, pada 3 Maret lalu. Hingga pembicaraan putaran ketiga yang gelar di Brest, Belarusia, pada 7 Maret lalu, Rusia dan Ukraina belum berhasil menyepakati gencatan senjata. Setelah negosiasi tiga putaran, sebelum bertemu kembali di Istanbul, pembicaraan lanjutan antara kedua negara digelar secara daring atau virtual. 

Sumber: Republika

Tags: belarusianegosiasi ukraina rusiarusiarusia serang ukrainaukraina
ShareTweetPin
Previous Post

DPRD DKI Minta Semua Sekolah Perketat Prokes Saat PTM 100 Persen

Next Post

Bareskrim Tangkap Manajer Pengembangan Binomo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

PPIH Imbau Jemaah Aceh Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji di Armuzna

Selasa (19/05/2026) - 22:51 WIB
Penjaringan Calon Dekan Fakultas Keperawatan USK Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

Penjaringan Calon Dekan Fakultas Keperawatan USK Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

Selasa (19/05/2026) - 15:30 WIB
Wagub Aceh Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Wagub Aceh Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Selasa (19/05/2026) - 15:01 WIB
Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Selasa (19/05/2026) - 14:59 WIB
Jemaah Haji Termuda Embarkasi Banda Aceh Berusia 16 Tahun, Gantikan Ayah yang Wafat

Jemaah Haji Termuda Embarkasi Banda Aceh Berusia 16 Tahun, Gantikan Ayah yang Wafat

Selasa (19/05/2026) - 12:52 WIB
Sah! Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA 2026, Rakyat Aceh Bisa Berobat Gratis Tanpa Batasan Desil

Sah! Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA 2026, Rakyat Aceh Bisa Berobat Gratis Tanpa Batasan Desil

Senin (18/05/2026) - 12:59 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.