Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Ukraina Terima Pengiriman Pertama Rudal Jarak Jauh SCALP Prancis

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (23/08/2023) - 10:40 WIB
in INTERNASIONAL
0
Duta Besar Ukraina untuk Prancis Vadym Omelchenko mengumumkan pada Selasa (22/8/2023), Ukraina telah menerima gelombang pertama rudal jelajah jarak jauh SCALP Prancis.

#image_title

KIEV —  Duta Besar Ukraina untuk Prancis Vadym Omelchenko mengumumkan pada Selasa (22/8/2023), Ukraina telah menerima gelombang pertama rudal jelajah jarak jauh SCALP Prancis. Pasokan untuk rudal itu pun telah dijamin oleh Paris untuk membantu Kiev di medan perang melawan Moskow.

“Kami sudah memiliki semua rudal SCALP yang dijanjikan Perancis sebagai bagian dari gelombang pertama. Gelombang ini adalah uji coba, pelurunya terbukti baik,” kata Omelchenko dalam sebuah wawancara dengan media Ukraina Left Bank.

Menurut produsen MBDA, rudal SCALP adalah senjata serangan jarak jauh, dipersenjatai secara konvensional, dan dirancang untuk memenuhi persyaratan serangan yang telah direncanakan sebelumnya terhadap target tetap atau stasioner bernilai tinggi. Senjata ini dapat dioperasikan dalam kondisi ekstrem.

Rudal ini menawarkan kepada operator kemampuan serangan yang sangat fleksibel dan mendalam berdasarkan sistem perencanaan misi yang canggih. Senjata tersebut juga memiliki jangkauan melebihi 250 kilometer.

 

“Setelah peluncuran, senjata diturunkan ke medan yang berada pada ketinggian untuk menghindari deteksi. Saat mendekati target, pencari inframerah di dalamnya mencocokkan gambar target dengan gambar yang disimpan untuk memastikan serangan presisi dan kerusakan tambahan yang minimal,” ujar produsen rudal SCALP.

Ukraina telah lama menuntut bantuan untuk mempertahankan wilayah udara dalam melindungi dari serangan udara Rusia. Kiev pun ingin memiliki kemampuan membalas tembakan Moskow.

Pekan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menekankan bahwa pertahanan Ukraina belum mampu melindungi seluruh wilayahnya dari serangan Rusia. Dia telah meminta sekutunya untuk menyediakan rudal jarak jauh, meminta Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat dari Amerika Serikat (ATACMS) dan rudal jelajah Taurus Jerman.

Selain pasokan rudal, Omelchenko menyoroti kemungkinan Perancis memasok baterai Surface-to-Air Missile Platform/Terrain (SAMP/T) baru. “Saya pikir kita melihat prospek yang bagus. Semua pihak memahami bahwa sistem ini harus dikirimkan ke Ukraina sesegera mungkin,” ujarnya.

SAMP/T adalah sistem pertahanan udara berbasis darat Perancis yang dirancang dan diproduksi oleh Eurosam. Menurut produsennya, SAMP/T dirancang untuk melindungi angkatan bersenjata dan lokasi sipil atau militer yang sensitif, tetapi juga untuk menjadi sistem yang strategis.

Sistem ini adalah sebuah terobosan dengan kemampuannya untuk menjamin kedaulatan udara, untuk melawan semua jenis ancaman secara bersamaan termasuk rudal supersonik dan balistik. SAMP/T memungkinkan penerapan konsep operasional baru sebagai Anti-Access/Area Denial (A2/AD) yang canggih.

Selain itu, SAMP/T memberikan perlindungan 360 derajat, mendeteksi lebih jauh dari 350 km dan mencegat target udara lebih dari 150 km. Sistem ini dapat mendeteksi dan mencegat manuver rudal balistik dengan jangkauan lebih dari 600 km dan menyebarkan dengan cepat dengan jumlah personel terbatas. Kelebihan lainnya adalah dapat berintegrasi dengan mudah dalam jaringan pertahanan udara dan dipekerjakan secara intensif dengan dukungan terbatas.

Sumber: Republika

Tags: prancis kirim rudal scalp ke ukrainarudal jelajah jarak jauhrudal scalprudal scalp prancisscalp prancisupdate perang rusia ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

India dan Rusia Bersaing Taklukkan Bulan

Next Post

KPM Surabaya Peringati Kemerdekaan dengan Berbagi Kisah Pejuang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.