Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE NEWS

UIN Ar-Raniry Dorong Penguatan Peran Pesantren dalam Sistem Pendidikan Nasional

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (13/11/2025) - 22:32 WIB
in HEADLINE NEWS
0
UIN Ar-Raniry Dorong Penguatan Peran Pesantren dalam Sistem Pendidikan Nasional

BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menegaskan komitmennya memperkuat peran pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Upaya ini diwujudkan melalui Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, yang berlangsung di Auditorium Ali Hasjmy, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti pimpinan dayah, akademisi, dan pejabat Kementerian Agama. Forum ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional menuju pembentukan Ditjen Pesantren, lembaga yang akan fokus mengelola dan memfasilitasi pendidikan keagamaan Islam di Indonesia.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal Direktorat Pesantren, Dr Endi Suhendi MA menyampaikan bahwa pembentukan Ditjen Pesantren merupakan tindak lanjut amanat Presiden dalam peringatan Hari Santri Nasional.

“Hari ini kita melanjutkan proses itu, dari pengakuan secara de facto menuju penguatan de jure,” ujar Endi dalam sambutannya.

Endi menjelaskan, penguatan pesantren akan difokuskan pada tiga aspek utama yakni kelembagaan, keilmuan, dan kemandirian. Penguatan ini diharapkan menjadikan pesantren semakin adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Wakil Rektor II UIN Ar-Raniry, Prof Khairuddin, menilai penguatan sistem pendidikan dayah (pesantren khas Aceh) merupakan langkah penting untuk memperkuat karakter generasi muda.

“Keberadaan dayah sangat penting, bukan hanya sebagai lembaga keagamaan, tetapi juga fondasi pembentukan karakter dan akhlak masyarakat Aceh,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi pendidikan dayah telah menjadi bagian dari sejarah panjang Aceh sejak masa Kesultanan, bahkan sebelum sistem sekolah modern diperkenalkan oleh penjajah Belanda.

“Dalam sejarah Aceh, dayah adalah lembaga pendidikan resmi kerajaan. Di sanalah ulama dan cendekiawan ditempa. Maka kalau bicara pendidikan karakter, dayah sudah punya sistemnya sejak dulu,” lanjutnya.

Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali, menyebut pembentukan Ditjen Pesantren sebagai langkah strategis dalam memastikan mutu pendidikan Islam di Indonesia.

“Negara perlu hadir bukan untuk mengintervensi, tetapi memastikan ekosistem mutu berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan kesiapan kampusnya berperan aktif dalam penguatan kelembagaan pesantren melalui pembentukan Program dan Pusat Studi Pesantren.

“Pesantren adalah pusat pengembangan nilai, ilmu, dan karakter bangsa. Ia tumbuh dari tradisi, bergerak mandiri, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Mujiburrahman.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren menjadi kunci membangun pendidikan Islam yang inklusif, moderat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Halaqah ini juga menghadirkan diskusi panel bertajuk “Penguatan Kelembagaan Pesantren untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Kemandirian Umat.”

Turut hadir narasumber antara lain Tgk H Nuruzzahri Yahya (Waled NU), Tgk H Faisal Ali dan Irwan SHi MSi. Diskusi dipandu oleh Dr Abd Razak Lc MA Pimpinan Dayah Daruzzahidin.[]

Tags: acehkampus islampendidikanuin ar-raniry
ShareTweetPin
Previous Post

Pantau Gerakan Pangan Murah, Wakil Wali Kota Sabang Pastikan Harga Stabil dan Warga Terbantu

Next Post

Kapal Ro-Ro Krueng Geukueh–Penang Akan Berlayar 2026, Pemerintah Aceh Gerak Cepat Urus Izin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

PPIH Imbau Jemaah Aceh Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji di Armuzna

Selasa (19/05/2026) - 22:51 WIB
Penjaringan Calon Dekan Fakultas Keperawatan USK Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

Penjaringan Calon Dekan Fakultas Keperawatan USK Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

Selasa (19/05/2026) - 15:30 WIB
Wagub Aceh Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Wagub Aceh Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Selasa (19/05/2026) - 15:01 WIB
Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Selasa (19/05/2026) - 14:59 WIB
Jemaah Haji Termuda Embarkasi Banda Aceh Berusia 16 Tahun, Gantikan Ayah yang Wafat

Jemaah Haji Termuda Embarkasi Banda Aceh Berusia 16 Tahun, Gantikan Ayah yang Wafat

Selasa (19/05/2026) - 12:52 WIB
Sah! Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA 2026, Rakyat Aceh Bisa Berobat Gratis Tanpa Batasan Desil

Sah! Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA 2026, Rakyat Aceh Bisa Berobat Gratis Tanpa Batasan Desil

Senin (18/05/2026) - 12:59 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.