SURABAYA – Sebanyak tujuh dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diundang sebagai panelis pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2023 yang berlangsung di Surabaya, pada tanggal 1-5 Mei 2023.
Baca juga: 777 Mahasiswa Program PMM Luar Sumatera Mendaftar di Unmuha Aceh
AICIS 2023 merupakan konferensi internasional tahunan pada kajian keislaman yang dilaksanakan Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang turut dihadiri oleh para ulama pesantren dan akademisi asing.
Ketujuh dosen tersebut yakni Prof Syahrizal Abbas, Hafas Furqani, Safrilsyah, Teuku Zulkhairi, Muhammad Thalal, Syarifah Rahmatillah dan Muji Mulia.
Baca juga: Ikut Panen Raya, Pj Bupati Ajak Masyarakat Aceh Besar Tanam Jagung Hibrida
Sementara, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Mujiburrahman juga menjadi salah satu pembahas di sesi paralel 1 pada Rabu (3/5/2023). Kemudiaan Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Eka Srimulyani sebagai salah seorang steering committee AICIS 2023.
Perwakilan UIN Ar-Raniry tersebut membahas lima topik masing-masing, Prof Syahrizal Abbas dan Syarifah Rahmatillah MH dengan Digital Humanity and Islamic Law (Kebijakan Berdasarkan Hukum Islam Untuk Kemaslahatan Umat).
Kemudian, Hafas Furqani dengan topik Fiqh and Public Policy on Economy and Social Security System. Selanjutnya, Dr Safrilsyah dengan topik Fiqh, local context and tolerance.
Selanjutnya, Teuku Zulkhairi dengan topik Rethinking Fiqh for Non-Violent Religious Practices. Sedangkan Muhammad Thalal dan Muji Mulia membahas tentang topik Islamic Jurisprudence, Modernity and Technological Advancement.
Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman memberikan apresiasi kepada dosen yang terlibat sebagai narasumber dalam berbagai pertemuan ilmiah, termasuk keikutsertaan sebagai peserta dan juga pemateri pada forum konferensi internasional AICIS 2023.
Menurut Rektor keterlibatan dosen sebagai peserta aktif, pembicara dan panelis pada kegiatan konferensi internasional AICIS merupakan momentum refleksi akademik, momentum diseminasi hasil penelitian, dan momentum revolusi pendidikan Islam di kancah dunia khususnya terkait dengan isu-isu fiqh dan hukum Islam.
”Semoga prestasi dan keterlibatan para dosen pada forum AICIS 2023 ini menginspirasi kalangan sivitas akademika lainnya, sehingga ke depan semakin banyak dosen dan juga mahasiswa yang terlibat sebagai pembicara di forum-forum ilmiah internasional,” kata Muji.
Selain itu, kata Muji, baru pertama kali ini penyelenggaraan AICIS berkolaborasi dengan 10 Jurnal PTKI Terindeks Scopus dari 55 Jurnal Terindeks Scopus yang mendaftar sebagai mitra AICIS.
“Sebagai tindak lanjutnya, naskah yang terpilih yang dipresentasikan, selanjutnya akan dikelola sesuai standar penanganan naskah jurnal, dan akan dipublikasikan di Jurnal terindeks Scopus,” kata Mujib mengutip pernyataan Dirjen Pendidikan Islam, Ali Ramdhani dalam sambutannya saat pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2023 di Sport Center UIN Sunan Ampel, Surabaya, Selasa (2/5/2023).[]










