Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Tokoh Pemuda Puncak, Papua Tengah: Yang Terjadi Warga Kelaparan, tak Punya Sumber Makanan

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (04/08/2023) - 16:34 WIB
in NASIONAL
0
Wakil Presiden KH Maruf Amin memanggil Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum Keamanan, Panglima TNI, BNPB, dan Bulog terkait penanganan kasus kekeringan dan kelaparan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (2/8/2023).

#image_title

 NABIRE — Anis Labane, tokoh pemuda asal Puncak, yang saat ini berada di Nabire, Papua, mengatakan kepada Republika, Jumat (4/8/2023), bahwa yang terjadi di Papua Tengah saat ini adalah bencana kelaparan yang mengakibatkan enam warga di dua distrik meninggal dua. Menurut Anis, kondisi cuaca ekstrem pemicu bencana kelaparan sudah terasa sejak Juni 2023.


“Yang terjadi sebenarnya, warga di atas (Puncak) tidak punya lagi sumber makanan karena kekeringan di sana (atas). Di atas, turun itu seperti salju dia, yang kalau kita hirup, itu seperti menghirup racun. Jatuh ke tanaman dia, tanamannya mati sampai ke akar-akarnya, tanah menjadi kering,” kata Labene saat dihubungi dari Jakarta, Jumat. 


Kondisi cuaca ekstrem membuat ribuan masyarakat wilayah pegunungan di Papua Tengah mengalami gagal tanam. Kondisi tersebut yang membuat warga mengalami kelaparan karena tak ada sumber panganan sehari-hari.


Ribuan warga dari Distrik Agundugume, Lambewi, dan Oneri di Kabupaten Puncak, berangsur-angsur turun ke distrik induk di Sinak. Mereka mengungsi karena kekeringan di wilayah atas.


Enam warga, Labene mengatakan meninggal dunia karena kondisi tersebut, termasuk satu balita. Mereka yang meninggal dunia, Labene mengatakan, sudah tentu karena kehabisan sumber makanan di wilayahnya. Kebanyakan warga, kata Anis, selama ini, berkebun menanam umbi-umbian. Seperti ubi, maupun kentang untuk sumber panganan sehari-hari.


“Karena tanaman masyarakat banyak yang mati, ternak banyak yang mati, masyarakat tidak bisa kasih makan, ” ujar Labene.


Labene mengatakan, banyak dari warga atas yang mengungsi ke bawah sudah dalam kondisi sakit. Di Puncak, kata Labene, sulit mencari akses kesehatan.


“Banyak dari mereka yang mengalami muntah-muntah darah, mencret, demam tinggi, mengalami pusing, dan sakit kepala,” ujar Labene.


Sampai saat ini, kata Labene, cuaca di Papua Tengah, pun masih tak menentu. Di Puncak, kata dia, karena wilayahnya memang pegunungan, membuat cuaca menjadi dingin, dan sesekali turun es yang mengeringkan pertanahan.


Di Sinak, yang menjadi distrik induk tujuan warga mengungsi, pun kerap mendung dan turun hujan. Di Nabire, sepanjang hari turun hujan sampai sore.


Namun dalam tiga hari belakangan, kata Labene penyaluran logistik perbantuan membuat situasi saat ini menjadi lebih baik. Dikatakan dia konsentrasi penyaluran perbantuan berada di Distrik Sinak. Banyak dari warga Puncak yang memilih atau dihimbau turun ke distrik induk tersebut untuk mempermudah perbantuan, dan penyelamatan.


“Kalau ke atas, itu susah sekali aksesnya. Karenanya warga di atas diminta turun,” ujar Labene.


 

Sumber: Republika

Tags: bencana kelaparanbencana kelaparan papuabencana kelaparan papua berulangbencana kelaparan papua tengahkelaparan di papua tengahkelaparan papua
ShareTweetPin
Previous Post

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI, Sabang Gelar Sejumlah Kegiatan

Next Post

Rocky Gerung: Saya Hanya Mengkritik Presiden, Bukan Menghina Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Deretan Artis Ibu Kota Bakal Meriahkan Pelantikan DPW PAN Aceh

Deretan Artis Ibu Kota Bakal Meriahkan Pelantikan DPW PAN Aceh

Jumat (12/06/2026) - 11:31 WIB
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman, Dorong Pengolahan Gas di KEK Arun

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman, Dorong Pengolahan Gas di KEK Arun

Kamis (11/06/2026) - 15:07 WIB
Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Dek Gam Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi MBG, Sebut Pencatutan Namanya Hoaks

Kamis (11/06/2026) - 14:26 WIB
BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

BBPOM Perkuat Pengembangan Obat Bahan Alam Berbasis Kearifan Lokal di Aceh Jaya

Rabu (10/06/2026) - 16:25 WIB
30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Aceh Barat Daya Ikuti Pelatihan INLISLite

Rabu (10/06/2026) - 16:23 WIB
Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Tinjau Sabang Fair, Wakil Wali Kota Sabang Dorong Sistem Kerja Kebersihan Lebih Efektif

Rabu (10/06/2026) - 16:17 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.