Minggu, September 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Tim Transisi Presiden Terpilih Korsel Temui Penasihat Keamanan AS

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (06/04/2022) - 22:43 WIB
in INTERNASIONAL
0
Penasihat keamanan AS Jake Sullivan berbicara pada konferensi pers di Gedung Putih di Washington, Senin, 4 April 2022. Delegasi Korsel yang mewakili presiden terpilih bertemu Sullivan. Ilustrasi.

Delegasi Korsel yang mewakili presiden terpilih bertemu penasihat keamanan AS

WASHINGTON – Delegasi Korea Selatan (Korsel) yang mewakili Presiden terpilih Yoon Suk-yeol bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan pada Selasa (5/4/2022) waktu Amerika. Keduanya membahas kemungkinan penyebaran aset strategis AS ke Korsel.

Perwakilan Park Jin dari Partai Kekuatan Rakyat Yoon mengatakan kedua pihak membahas perlunya mengadakan pertemuan puncak bilateral antara Presiden AS Joe Biden dan Yoon pada tanggal yang lebih awal setelah Yoon resmi menjabat. “Kedua belah pihak juga bertukar pandangan tentang perlunya mengadakan pertemuan puncak AS-Korsel lebih awal karena kedua pemimpin mereka tetap bertekad untuk memperkuat aliansi Korsel-AS,” kata Park kepada wartawan setelah bertemu dengan Sullivan di Gedung Putih, seperti dikutip laman Yonhap, Rabu (6/4/2022).

Park mengatakan tim transisi presiden Yoon, atau yang disebut delegasi konsultasi kebijakan AS-Korsel, juga mengirimkan surat pribadi untuk Biden dari Yoon yang diberikan kepada penasihat keamanan nasional Gedung Putih. Anggota parlemen Korsel itu juga menyatakan surat itu menyoroti kebutuhan untuk lebih meningkatkan hubungan aliansi Korsel-AS demi mengatasi masalah nuklir Korea Utara hingga meningkatkan tingkat kerja sama antarnegara dalam berbagai masalah regional dan global termasuk perubahan iklim dan ketahanan rantai pasokan.

“Kami juga telah berkonsultasi tentang cara-cara untuk meningkatkan postur pertahanan bersama Korsel dan AS dan memperkuat pencegahan yang diperluas AS,” kata Park tentang pertemuannya dengan Sullivan.

Park menambahkan diskusi mereka juga termasuk kemungkinan penyebaran aset strategis AS ke Korsel. “Menyebarkan aset strategis adalah bagian penting dari penguatan pencegahan yang diperluas seperti yang saya katakan barusan. Anda mungkin memahami Korsel dan AS membahas masalah hari ini dalam pengertian itu,” terang Park.

Aset strategis umumnya mengacu pada perangkat keras militer yang tangguh seperti kapal selam bertenaga nuklir, kapal induk, dan pengebom jarak jauh yang sering digunakan sebagai unjuk kekuatan untuk mencegah provokasi atau agresi oleh musuh potensial.  Kementerian pertahanan Korsel sebelumnya mengatakan dalam sebuah laporan kepada tim transisi Presiden terpilih Yoon bahwa pihaknya berencana untuk mengadakan diskusi dengan AS mengenai penyebaran aset strategis AS ke Korsel di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara.

AS saat ini mempertahankan sekitar 28.500 tentara di Korsel di bawah Perjanjian Pertahanan Bersama 1953 dengan Seoul. Korea Utara melakukan 12 putaran peluncuran misil tahun ini, termasuk tujuh putaran di bulan Januari saja. Pyongyang juga meluncurkan rudal balistik antarbenua pertamanya sejak November 2017 pada 24 Maret.

Sumber: Republika

Tags: delegasi korselpenasihat keamanan aspresiden korselpresiden terpilih korselyoon suk yeol
ShareTweetPin
Previous Post

Panja Setujui RUU Tiga DOB di Papua Jadi Usul Inisiatif DPR

Next Post

Satpol PP Jaring Gelandangan dan Manusia Gerobak di Kawasan Grogol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Medco Susah Payah Kalahkan Editor FC di Laga Final Migas Cup 2026

Sabtu (05/09/2026) - 20:32 WIB
Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

Sabtu (05/09/2026) - 10:45 WIB
BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

BPMA Gelar Migas Cup 2026, Bangun Kebersamaan Lintas Industri dan Media

Jumat (04/09/2026) - 21:47 WIB
BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

BPMA dan TNI AD Perkuat Sinergi untuk Keberlanjutan Hulu Migas Aceh

Jumat (04/09/2026) - 12:41 WIB
Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Kasus Penggelapan Mobil di Banda Aceh, Satu Tersangka Diamankan

Kamis (03/09/2026) - 15:38 WIB
Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Guru PAI Aceh Besar Dibekali Keterampilan AI sebagai Tools Pembelajaran

Kamis (03/09/2026) - 15:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.