Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Thailand: Serangan di Bulan Ramadan Tak Batalkan Perundingan Damai

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (17/04/2022) - 16:37 WIB
in INTERNASIONAL
0
Polisi memeriksa lokasi ledakan bom di Thailand. Pemerintah Thailand mengatakan serangan bom di bulan Ramadhan di daerah mayoritas Muslim tidak akan menggagalkan perundingan damai dengan pemberontak separatis.

Organisasi Pembebasan Patani Bersatu bertanggung jawab atas dua ledakan pada Jumat.

 BANGKOK — Pemerintah Thailand mengatakan serangan bom di bulan Ramadhan di daerah mayoritas Muslim tidak akan menggagalkan perundingan damai dengan pemberontak separatis. Hal ini disampaikan setelah kelompok pemberontak mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.


Kelompok milisi G5 dari Organisasi Pembebasan Patani Bersatu (PULO) mengaku bertanggung jawab atas dua ledakan yang menewaskan seorang warga sipil dan melukai tiga petugas polisi Jumat (15/4/2022) lalu. Pengakuan ini disampaikan presiden PULO Kasturi Mahkota.


PULO dikeluarkan dari perundingan damai antara pemerintah Thailand dengan Barisan Revolusi Nasional (BRN). Dua pekan lalu kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan kekerasan selama bulan suci Ramadhan sampai 14 Mei.


Sejak 2014 lebih dari 7.300 orang tewas dalam pertempuran antara pemerintah dan kelompok bayangan yang ingin provinsi mayoritas melayu-Muslim yakni Narathiwat, Yala, Pattani dan sebagian Songkhla merdeka. Daerah itu merupakan bagian dari kesultanan Patani yang Thailand aneksasi pada tahun 1909 dalam perjanjian dengan Inggris.


Melalui pernyataan tertulis negosiator pemerintah mengecam kekerasan tersebut. Tapi menegaskan perjanjian damai dengan BRN masih berlaku. Negosiator menambahkan koordinator dari kedua belah pihak sedang berusaha mencegah pihak lain membatalkan perundingan.


“Menyatukan kelompok-kelompok untuk dialog damai merupakan masalah internal pihak lain, dan tim Thailand siap dan senang untuk berbicara pada semua kelompok,” tulis delegasi pemerintah Thailand, Ahad (17/4/2022).


Sementara itu BRN menolak memberikan komentar. Perundingan damai menjadi solusi politik dalam konflik yang sudah berlangsung selama puluhan tahun di bawah kerangka kerja konstitusi Thailand.


Sejak awal 2013 perundingan kerap terganggu. Perundingan terbaru digelar pada tahun 2019.


Katsuri dari PULO mengatakan perundingan tidak cukup inklusif dan terlalu cepat. Kelompok pemberontak menolak kesepakatan yang membuang kemungkinan wilayah mayoritas melayu-muslim merdeka dari Thailand yang mayoritas Buddha.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: anti-Muslimbom thailandkelompok muslim thailandkelompok pemberontak thailandpataniseparatisseparatis thailandserangan bom
ShareTweetPin
Previous Post

BNPB Distribusikan 53 Ribu Masker di Ibu Kota

Next Post

Thailand: Serangan pada Bulan Ramadhan tak Batalkan Perundingan Damai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Bupati Aceh Tamiang Bakal Kerahkan Camat dan Kades Bantu Pemulangan Warga Binaan

Jumat (05/06/2026) - 16:51 WIB
SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

SEMA FAH UIN Ar-Raniry Gelar Upgrading dan Raker

Jumat (05/06/2026) - 16:18 WIB
Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Kurir Dijanjikan Upah Puluhan Juta, Penyelundupan 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara SIM

Jumat (05/06/2026) - 16:15 WIB
Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.