Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Teknologi Dorong Wakaf Lakukan Inovasi Berkelanjutan

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (17/04/2022) - 14:12 WIB
in NASIONAL
0
Komisioner Badan Wakaf Indonesia  (BWI) Dr  Irfan Syauqi Beik memberikan keynote speech pada acara webinar “Peran Inovasi Teknologi Dalam Pengembangan Wakaf” yang diselenggarakan oleh STEI SEBI Depok, Ahad (17/4).

Untuk memajukan wakaf, perlu ada akselerasi, usaha, dan tidak bisa bekerja sendiri.

DEPOK — Wakaf merupakan suatu instrumen yang memiliki potensi luar biasa yang dalam realisasinya masih ditemukan kesenjangan antara potensi dan realisasi. Padahal, tren pengumpulan wakaf uang dalam 1 dekade terakhir menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 235 persen.


Komisioner Badan Wakaf Indonesia  (BWI) Dr  Irfan Syauqi Beik dalam webinar  “Peran Inovasi Teknologi Dalam Pengembangan Wakaf” yang diselenggarakan oleh STEI SEBI Depok, Ahad (17/4) menyatakan, tren tersebut masih sangat jauh jika dibandingkan dengan potensinya. 


“Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah Inovasi Berkelanjutan yang didasarkan pada 3 hal yaitu, fundraising, sistem dan layanan, serta kebijakan yang disatukan dalam backbone teknologi,” kata Dr Irfan seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.


Dalam hal teknologi, Irfan menjelaskan, Badan Wakaf Indonesia (BWI) sudah mengembangkan platform collection berupa berkahwakaf.id yang pada tahun ini akan didrorong untuk menjadi aggregator channel untuk membangun sistem wakaf yang terintegrasi.


“Selain itu, inisiasi pembentukan e-reporting pun turut dilakukan untuk mendapatkan data yang valid dan kredibel serta e-accounting sebagai sarana transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya.


Sementara itu, dalam hal kebijakan, Dr Irfan  menyatakan bahwa pengembangannya sudah mencapai Indeks Wakaf Nasional. Di mana, dari sana dapat diketahui posisi pengelolaan per hari, apa saja kelemahannya, dan apa saja hal yang harus diperbaiki. “Hal ini kemudian menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara di dunia yang memiliki alat ukur kinerja wakaf,” ungkapnya.


Irfan mengemukakan, sebagai negara dengan jumlah nadzir paling banyak di dunia yang didominasi oleh nadzir individu, menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Indonesia untuk melakukan transformasi perubahan dari nadzir individu menjadi lembaga.


“Saya kira wakaf perlu terus kita bangkitkan dan literasi kita masih sangat rendah.  Perlu ada akselerasi, usaha, dan yang pasti kita tidak bisa bekerja sendiri. Saya optimis bahwa kita akan muncul sebagai pusat wakaf yang baru,” ucap Dr  Irfan Syauqi Beik.

Sumber: Republika

Tags: inovasi teknologiirfan syauqi beikstei sebiwakaf
ShareTweetPin
Previous Post

Mahfud MD Tanggapi Laporan HAM AS Soroti Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Next Post

Ini Urgensi Transformasi Digital untuk Wakaf yang Terintegrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

PPIH Imbau Jemaah Aceh Jaga Kesehatan Jelang Puncak Haji di Armuzna

Selasa (19/05/2026) - 22:51 WIB
Penjaringan Calon Dekan Fakultas Keperawatan USK Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

Penjaringan Calon Dekan Fakultas Keperawatan USK Periode 2026–2031 Resmi Dibuka

Selasa (19/05/2026) - 15:30 WIB
Wagub Aceh Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Wagub Aceh Fadhlullah Buka Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Selasa (19/05/2026) - 15:01 WIB
Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Selasa (19/05/2026) - 14:59 WIB
Jemaah Haji Termuda Embarkasi Banda Aceh Berusia 16 Tahun, Gantikan Ayah yang Wafat

Jemaah Haji Termuda Embarkasi Banda Aceh Berusia 16 Tahun, Gantikan Ayah yang Wafat

Selasa (19/05/2026) - 12:52 WIB
Sah! Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA 2026, Rakyat Aceh Bisa Berobat Gratis Tanpa Batasan Desil

Sah! Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA 2026, Rakyat Aceh Bisa Berobat Gratis Tanpa Batasan Desil

Senin (18/05/2026) - 12:59 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.