Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Taliban Minta Dunia Akui Islamic Emirates of Afghanistan

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (30/04/2022) - 10:00 WIB
in INTERNASIONAL
0
In this photo released by Xinhua News Agency, Chinese Foreign Minister Wang Yi, right, stands next to Mullah Abdul Ghani Baradar, acting deputy prime minister of the Afghan Taliban

Afghanistan dinilai miliki peran dalam perdamaian dan stabilitas dunia

KABUL — Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhunzada meminta masyarakat internasional untuk mengakui Islamic Emirate of Afghanistan. Akhunzada menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pesan menjelang liburan Idul Fitri.

“Afghanistan memiliki peran dalam perdamaian dan stabilitas dunia. Sesuai dengan kebutuhan ini, dunia harus mengakui Islamic Emirate of Afghanistan,” kata Akhunzada, dilansir Aljazirah, Jumat (29/4).

 

Akhunzada mengatakan, dunia telah menjadi “desa kecil” dan hubungan diplomatik yang baik akan membantu memecahkan masalah negara. Dalam pidatonya, Akhunzada tidak menyebutkan tuntutan internasional terhadap Taliban, termasuk membuka kembali sekolah menengah untuk anak perempuan dan pemerintah inklusif.  Sebaliknya, dia mengatakan bahwa pengakuan harus didahulukan. 

 

“Pengakuan harus didahulukan agar kita dapat mengatasi masalah kita secara formal dan dalam norma dan prinsip diplomatik,” ujar Akhunzada.

 

Pesan Idul Fitri Akhunzada bertepatan ketika Afghanistan   diguncang oleh serangkaian ledakan bom terbaru yang menargetkan komunitas minoritas Syiah Hazara. Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut. 

 

 Dalam pidatonya, Akhunzada tidak menyinggung peristiwa pemboman tersebut. Dia mengatakan, Islamic Emirate of Afghanistan telah mampu membangun tentara Islam dan nasional, serta organisasi intelijen yang kuat.

 

Banyak komunitas internasional menginginkan bantuan dan pengakuan kemanusiaan yang terkait dengan pemulihan hak-hak perempuan. Puluhan ribu wanita kehilangan pekerjaan Taliban berkuasa. Kaum perempuan juga dilarang meninggalkan Afghanistan atau bahkan bepergian antar kota, kecuali ditemani oleh kerabat laki-laki atau mahrom.

 

Pada Maret, Taliban memicu kemarahan global dengan menutup semua sekolah menengah untuk anak perempuan. Terkait hal tersebut, Akhunzada mengatakan, pihak berwenang membuka pusat dan madrasah baru untuk pendidikan agama dan modern.

 

“Kami menghormati dan berkomitmen untuk semua hak Syariah pria dan wanita di Afghanistan, jangan gunakan masalah kemanusiaan dan emosional ini sebagai alat untuk tujuan politik,” kata Akhunzada.

 

Akhunzada juga mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk mengusung kebebasan berbicara sesuai dengan nilai-nilai Islam. Namun fakta di lapangan menyatakan, ratusan outlet berita telah ditutup. Taliban juga melarang siaran musik publik, film, dan  drama televisi yang menampilkan wanita.

 

Akhunzada, diyakini berusia 70-an, telah menjadi pemimpin spiritual Taliban sejak 2016. Dia menggantikan Mullah Akhtar Mansoor, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan.

 

Sebelumnya pada Januari, penjabat Perdana Menteri Afghanistan di bawah kepemimpinan Taliban, Hasan Akhund, meminta masyarakat internasional untuk secara resmi mengakui Islamic Emirate of Afghanistan, karena Taliban telah berusaha untuk mengakhiri isolasi diplomatik.

 

Taliban kembali menguasai Afghanistan pada Agustus tahun lalu, setelah pasukan pimpinan Amerika Serikat (AS) meninggalkan Kabul. Taliban telah menjanjikan hak-hak perempuan dan kebebasan media sehari setelah kembali berkuasa.

 

Taliban telah menghadapi kritik, karena memperkenalkan kembali aturan garis keras yang semakin mengucilkan perempuan dari kehidupan publik. Talinan juga dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

 

Amerika Serikat bersama dengan negara-negara Barat telah membekukan aset perbankan Afghanistan senilai miliaran dolar. Mereka juga memotong  bantuan telah menyebabkan ekonomi Afghanistan runtuh. Lebih dari 90 persen warga Afghanistan menderita kekurangan makanan. 

Sumber: Republika

Tags: emirates afghanistantaliban ingin diakuitaliban kuasai afghanistan
ShareTweetPin
Previous Post

Kemenhub Jalankan Empat Strategi Kurangi Kepadatan Parah di Merak

Next Post

Asabri catat Klaim Peserta Tunjangan Hari Tua capai Rp 1,7 T

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
jemaah haji 2023

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Jemaah, Fasilitas Hampir Rampung 98 Persen

Selasa (21/04/2026) - 15:33 WIB
Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.