Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Sulitnya Karantina Pasien Covid-19 di Shanghai

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (11/04/2022) - 08:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga berjalan di pedestrian yang kosong di Shanghai, China, Senin (29/3/2022). Shanghai melakukan karantina wilayah dua tahap terhadap 26 juta penduduknya pada Senin.

Shanghai menggandakan kebijakan karantina Covid-19

SHANGHAI — Lu yang berusia 99 tahun adalah penghuni lama di rumah sakit Perawatan Lansia Donghai Shanghai. Keluarganya yakin bahwa dia mendapatkan perawatan 24 jam di pusat kesehatan terbesar di kota itu.

Gambaran tersebut terjadi sebelum Covid-19 melanda kota terbesar China bulan lalu dan menjadi wabah terburuk di negara itu sejak virus Corona dilaporkan pertama kali di Wuhan pada akhir 2019. Virus ini berhasil menginfeksi banyak pasien, dokter, dan pekerja perawatan di fasilitas 1.800 tempat tidur Shanghai.

Penjaga memposting teriakan minta tolong di media sosial, mengatakan mereka kewalahan. Kerabat mengatakan bahwa ada beberapa kematian di tempat tersebut. Termasuk Lu yang menderita penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi kemudian tertular Covid.

Meskipun Lu tidak memiliki gejala, dia dipindahkan ke fasilitas isolasi, keluarganya diberitahu pada 25 Maret. Menurut cucu Lu, kakeknya meninggal di sana tujuh hari kemudian, penyebab kematian terdaftar sebagai kondisi medis yang mendasarinya.

Dari berbagai pertanyaan yang dimiliki tentang hari-hari terakhir Lu, salah satunya mengapa pasien lanjut usia harus dikarantina secara terpisah. Mereka harus jauh dari petugas perawatan yang paling akrab dengan kondisi para lansia itu hanya karena aturan ketata karantina yang berlaku di Cina.

Ketika Lu dikarantina, keluarga bertanya, “Siapa yang akan merawatnya? Apakah akan ada petugas perawatan, dokter?” kata cucunya.

Menurut cucu Lu, neneknya  bukan orang yang bisa hidup mandiri. “Jika petugas perawatan memiliki Covid dan tidak ada gejala, mengapa mereka tidak bisa tetap bersama? Kekacauan dan tragedi yang terjadi di Shanghai kali ini benar-benar bermuara pada kebijakan yang kejam,” katanya.

Kekecewaan cucu Lu ini mencerminkan banyak orang dengan kebijakan China tanpa toleransi terhadap Covid-19. Setiap orang yang dites positif harus dikarantina di tempat isolasi khusus, entah mereka menunjukkan gejala atau tidak.

Shanghai telah menjadi ujian bagi kebijakan ketat negara itu. Karantina rumah bukanlah suatu pilihan dan sampai kemarahan publik mendorong perubahan, Shanghai memisahkan anak-anak yang positif dari orang tua mereka.

Dari 1 Maret hingga 9 April, pusat keuangan China ini telah melaporkan sekitar 180.000 infeksi menular lokal. Sebanyak 96 persen di antaranya tidak menunjukkan gejala dan pemerintah tidak melaporkan kematian selama periode tersebut.

Sumber: Republika

Tags: covid 19 di chinacovid 19 di shanghaikarantina covid 19karantina di shanghai
ShareTweetPin
Previous Post

Legislator Muda Ismail Bachtiar Berbagi Motivasi kepada Santri Albayan Hidayatullah

Next Post

Pemerintah dan DPR Disebut Keras Kepala Soal Pemekaran Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.