Banda Aceh — Mahasiswa Bimbingan Konseling (BK) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 2 Tahun 2024 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Sosialisasi Pencegahan Baby Blues: Membangun Komunitas Peduli Ibu” pada Kamis, 15 Mei 2025, pukul 09.30 hingga 10.40 WIB di Desa Tanjung Selamat, Darussalam, Aceh Besar.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu muda, serta mahasiswa berusia 20 tahun ke atas yang sudah menikah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai sindrom baby blues serta membentuk community based sebagai wadah dukungan bagi para ibu.
Pemateri dalam kegiatan ini adalah Ibu Hetti Zulaini, S.Pd., M.Pd., Ph.D., yang membahas definisi baby blues, gejala-gejala, serta cara mengatasinya. Ia juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan komunitas dalam proses penyembuhan. “Saya sangat senang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pencegahan baby blues dan pembentukan community based. Saya percaya bahwa dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang baby blues, kita dapat membantu ibu-ibu yang mengalami baby blues untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Dalam sosialisasi ini, kita membahas tentang definisi baby blues, gejala-gejala, dan cara-cara mengatasinya. Saya juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan komunitas dalam proses penyembuhan baby blues. Saya berharap bahwa para peserta dapat memahami tentang baby blues dan bagaimana cara mengatasinya, sehingga mereka dapat membantu diri sendiri dan orang lain yang membutuhkan.”
Ketua panitia, Sitti Keumala Fadhila, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan dukungan kepada ibu-ibu yang membutuhkan. “Kami juga berharap dengan adanya pembentukan community based dapat menjadi wadah bagi ibu-ibu untuk berbagi pengalaman, mendapatkan dukungan, dan meningkatkan kesehatan mental mereka,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan sosialisasi pencegahan baby blues dan pembentukan community based ini. Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan mendukung kesehatan mental ibu dan keluarga,” pungkasnya.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah panitia mahasiswa yang tergabung dalam program PPG Gelombang 2 Universitas Syiah Kuala, termasuk Sartika Dewi, Siti Rahmatul Wusqa, Sely Noviza, Silviarisa Br Nasution, Tuti Tarniati, Sri Revi Windayani, Ulfatul Ulya, Sayuti Diana Pitri, Vira Vahira, dan Saraini Damayanti.










