Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

SMRC: PDIP Cenderung akan Berkoalisi dengan NU di Pilpres

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (21/04/2022) - 15:51 WIB
in NASIONAL
0
Founder Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani memberikan pemaparan dalam diskusi yang bertemakan Protes Sosial dan Legimitasi Kepemimpinan Nasional yang digelar di Jakarta, Kamis (8/12).

Dalam sejarahnya, PDIP selalu menggandeng tokoh NU di pilpres.

 JAKARTA — Pendiri Saiful Mujani Research Consulting (SMRC), Saiful Mujani menjelaskan adanya sejumlah faktor dalam penentuan koalisi untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Salah satu faktornya adalah organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama (NU).


Faktor NU, jelas Saiful, sudah menjadi salah satu pertimbangan koalisi bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal itu terlihat dari kontestasi nasional sebelumnya, ketika partai berlambang kepala banteng itu selalu menggandeng tokoh dari NU.


“Dalam sejarahnya Ibu Mega cenderung akan berkoalisi dengan tokoh-tokoh dari Nahdlatul Ulama. Pada 2004 dulu, Ibu Mega berkoalisi dengan Hasyim Muzadi menjadi calon wakilnya,” ujar Saiful dalam sebuah diskusi, Kamis (21/4/2022).


Hal tersebut kembali terjadi pada Pilpres 2014 dan 2019, ketika PDIP mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden. Dalam dua kontestasi tersebut, PDIP kembali memasangkan capresnya dengan tokoh NU, yakni Muhammad Jusuf Kalla dan Ma’ruf Amin.


“Di 2014 Pak Jusuf Kalla juga tokoh NU, kemudian di 2019 Pak Jokowi dengan Pak Ma’ruf Amin tokoh NU. Jadi unsur ini (NU) begitu penting akan mempengaruhi pola-pola koalisi,” ujar Saiful.


PDIP sendiri dapat menjadi poros sendiri dalam Pilpres 2024, karena perolehan suara pada Pemilu 2019 yang sudah mencapai ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen. Namun hal tersebut dinilainya tak akan terjadi, karena PDIP harus setidaknya memiliki unsur religius dalam koalisinya.


“PDIP bisa dengan PPP, PAN. Karena threshold yang tinggi, maka pasangan calon presiden dan wakil presiden maksimal hanya empat, kalau PDIP tidak berkoalisi. Kalau berkoalisi maka maksimal hanya tiga,” ujar Saiful.


Kendati demikian, ia menilai bahwa faktor komunikasi elite PDIP akan mempengaruhi terbentuknya koalisi atau tidak. Pasalnya, ia melihat adanya sejarah konflik antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Partai Nasdem dan Demokrat.


“Faktor kemampuan komunikasi, kemudahan komunikasi, suasana kebatinan akan mempengaruhi nantinya formasi daripada koalisi,” ujar Saiful.


 


 

Sumber: Republika

Tags: koalisi pdip nunahdlatul ulamaPDIPpilprespilpres 2024smrc
ShareTweetPin
Previous Post

BMPD Aceh Kukuhkan Pengurus dan Berikan Santunan kepada Anak Yatim

Next Post

35 Dai Ikut Pelatihan Dewan Dakwah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Sekda Nasir Buka Banda Aceh Experience: Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

Senin (20/04/2026) - 23:50 WIB
Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Prosesi Peusijuek Warnai Pelepasan 26 Calon Haji UIN Ar-Raniry

Senin (20/04/2026) - 22:19 WIB
UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

UIN Ar-Raniry Lampaui UI dan UGM dalam Peringkat Scimago Bidang Riset

Senin (20/04/2026) - 22:13 WIB
Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Dampingi Mendagri, Wagub Aceh Tinjau Kerusakan Infrastruktur dan Salurkan Bantuan

Senin (20/04/2026) - 22:10 WIB
Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Pemkab Abdya Gelar Meuseraya Toet Lemang, Targetkan Rekor MURI dengan 17 Ribu Batang Lemang

Senin (20/04/2026) - 16:49 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta Kajari Tak Kriminalisasi Kepala Desa

Senin (20/04/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.