Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Singgung 'Jalan Tol Ga Bisa Dimakan', Jokowi: Itu Habiskan Energi untuk Hal tak Produktif

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (16/08/2023) - 13:39 WIB
in NASIONAL
0
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

#image_title

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal ejekan sejumlah kalangan yang menyebut bahwa pembangunan jalan tol tidak berguna karena tidak bisa dikonsumsi rakyat. Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2023 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (16/8/2023).


Awalnya, Jokowi menyebut berdasarkan penelitian lembaga think tank Australia Lowy Institute menyebut, Indonesia sebagai middle power in Asia dengan pengaruh diplomatik yang terus meningkat tajam. Selain itu, Indonesia juga termasuk satu dari enam negara Asia yang mengalami kenaikan kekuatan yang komprehensif (comprehensive power).


Namun kemudian, kata Jokowi, sejumlah kalangan mempertanyakan manfaat dari kepercayaan internasional yang tinggi dari Indonesia. “Kemudian ada yang bilang memang kenapa dengan international trust yang tinggi? Rakyat kan makannya nasi, international trust enggak bisa dimakan. Ya memang enggak bisa. Sama seperti jalan tol enggak bisa dimakan, ya memang. Nah ini, ini contoh menghabiskan energi untuk hal tidak produktif, ya begini,” ujar Jokowi.


Meski demikian, Jokowi mengaku tak mempermasalahkannya. Ia bahkan menilai perlunya ada pihak-pihak yang mengkritisi sehingga lebih berwarna.


“Tapi enggak apa, saya malah senang. Memang harus ada yang begini-begini, supaya lebih berwarna, supaya tidak monoton,” ucapnya.


Jokowi menjelaskan, kepercayaan internasional yang dimiliki Indonesia saat ini dibangun bukan hanya sekedar melalui gimmick dan retorika. Melainkan melalui sebuah peran dan bukti nyata keberanian Indonesia dalam bersikap. Karena itu, kepercayaan internasional Indonesia saat ini dinilainya menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan.


Jokowi mengatakan, dengan kepercayaan internasional yang tinggi, maka kredibilitas Indonesia di dunia akan lebih diakui, kedaulatan Indonesia lebih dihormati, dan suara Indonesia akan lebih didengar. Sehingga bisa memudahkan pemerintah dalam setiap melakukan negosiasi.


“Peluang tersebut harus mampu kita manfaatkan. Rugi besar kita jika melewatkan kesempatan ini karena tidak semua negara memilikinya dan belum tentu akan kembali memilikinya,” kata dia.


Jokowi mengatakan momentum Presidensi Indonesia di G20, Keketuaan Indonesia di ASEAN, konsistensi Indonesia dalam menjunjung HAM Kemanusiaan dan Kesetaraan, serta kesuksesan Indonesia menghadapi krisis dunia tiga tahun terakhir ini telah mendongkrak dan menempatkan Indonesia kembali dalam peta percaturan dunia. Di tengah kondisi dunia yang bergolak akibat perbedaan, Jokowi menyebut Indonesia dengan Pancasila-nya, dengan harmoni keberagaman, dan dengan prinsip demokrasinya mampu menghadirkan ruang dialog, menjadi titik temu dan menjembatani perbedaan-perbedaan yang ada.


 

Sumber: Republika

Tags: jokowikepercayaan internasionalpembangunan jalan tolsidang tahunan mpr
ShareTweetPin
Previous Post

Korut: Tentara AS Travis King Kabur Karena Ingin Cari Suaka

Next Post

TLS-BCT, Senjata Elektronik Tempur Tercanggih Milik Angkatan Darat AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.