Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

TLS-BCT, Senjata Elektronik Tempur Tercanggih Milik Angkatan Darat AS

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (16/08/2023) - 13:41 WIB
in INTERNASIONAL
0
Tank (ilustrasi). Pada September 2023 Angkatan Darat AS akan menguji Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT), senjata yang menggabungkan kemampuan intelijen siber, jamming dan sinyal.

#image_title

 Angkatan Darat AS akan Akan Uji Alat Gabungan Intelijen Siber, Jamming dan Sinyal

AUGUSTA — Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) akan memamerkan salah satu senjata elektronik tempurnya pada tahun ini. Pada September mendatang Angkatan Darat AS berencana menguji Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT).

Eksekutif program untuk intelijen, peperangan elektronik, dan sensor Angkatan Darat AS (PEO IEW&S) Brigadir Jenderal Ed Baker mengatakan senjata ini menggabungkan kemampuan intelijen siber, jamming dan sinyal.  

“Ini semua ada pada Stryker dan akan diuji sebanyak fungsi yang bisa dilakukannya, mulai dari EW (Electronic Warfare atau kapabilitas tempur elektronik) sampai SIGINT (Signals Intelligence atau kapabilitas mengumpulkan dan menganalisa informasi dari radar), berdasarkan batas jangkauan dan hasil ancamannya,” kata Barker pada Defence News di sela pertemuan AFCEA TechNet Augusta, Selasa (15/8/2023) kemarin.

“Pada dasarnya ini mengkarakterisasi sistem, bagaimana kinerjanya terhadap pemancar ancaman, dan kemampuan untuk melakukan utas misi,” tambah Barker.

Barker mengatakan umpan balik dari pasukan dan kemampuan beradaptasi dengan cepat merupakan kunci keberhasilan pengembangan teknologi.

TLS-BCT merupakan sarana formasi Angkatan Darat untuk memahami lingkungan mereka dan mengganggu jaringan dan elektronik canggih yang digunakan oleh Cina, Rusia, dan musuh AS lainnya. Defence News menjelaskan mengendalikan spektrum elektromagnetik sangat penting dalam peperangan, karena digunakan untuk memandu peluru, berkomunikasi, mengecoh, dan mengalahkan musuh.

Pada bulan April lalu Angkatan Darat AS menggaet Lockheed Martin untuk memasang kendaraan tempur Stryker, yang diproduksi General Dynamics, dengan teknologi TLS-BCT dan mulai berencana mengoperasikannya di atas Armored Multi-Purpose Vehicle (AMPV) produk BAE Systems.

AMPV menggantikan kendaraan pengangkut pasukan M113 era Perang Dingin. Ratusan kendaraan tempur itu sudah diperuntukkan bagi Ukraina untuk membantu memukul mundur pasukan Rusia.

Pada 7 Agustus lalu Asisten Sekretaris Angkatan Darat untuk Akuisisi, Logistik, dan Teknologi Doug Bush mengatakan TLS-BCT “berada di jalurnya” dan ia merasa yakin dengan teknologi itu. Ia menambahkan efektivitas perang elektronik di Ukraina memotivasi angkatan darat untuk memiliki senjata jamming.  

“Kami memiliki program yang sedang berjalan. Angkatan Darat menginvestasikan dan membangun ulang kapabilitas tempur elektronik taktis kami, setelah lama ditinggalkan, selama lebih dari 20 tahun terakhir,” kata Bush saat itu. n Lintar Satria

Sumber: Republika

Tags: angkatan darat asmiliter assenjata canggih assenjata elektronik tempursenjata tercanggihstryker
ShareTweetPin
Previous Post

Singgung 'Jalan Tol Ga Bisa Dimakan', Jokowi: Itu Habiskan Energi untuk Hal tak Produktif

Next Post

Badan-Badan PBB Desak Perdamaian di Sudan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.