Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca panas yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir.
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Fitriana Nur, mengatakan suhu udara maksimum di wilayah Aceh secara umum saat ini berkisar antara 30 hingga 36 derajat Celsius. Sementara itu, untuk wilayah Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, dan sekitarnya, suhu udara maksimum berada pada kisaran 34 hingga 36 derajat Celsius.
“Untuk wilayah Aceh secara umum suhu maksimum berkisar antara 30 hingga 36 derajat Celsius, sedangkan untuk wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, dan sekitarnya berkisar antara 34 hingga 36 derajat Celsius,” ungkap Fitriana dalam keterangannya kepada Lensakita.com, Senin (27/7/2026).
Seiring meningkatnya suhu udara tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat agar menjaga kondisi kesehatan dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Warga diimbau memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, maupun tabir surya ketika beraktivitas di bawah paparan sinar matahari secara langsung.
“Sehubungan dengan meningkatnya suhu udara maksimum di sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir, masyarakat diimbau memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi, serta menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau tabir surya saat beraktivitas di bawah sinar matahari,” ujar Fitriana.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan karena kondisi cuaca kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan.
Di samping itu, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sebelum melakukan aktivitas maupun perjalanan.
“Tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah secara sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran lahan pada kondisi cuaca kering. Selain itu, masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sebelum melakukan aktivitas maupun perjalanan,” pungkasnya.[]

