MEULABOH – Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mengklaim telah merealisasikan 67 dari 100 program yang dijanjikan saat kampanye. Pada periode yang sama, angka kemiskinan di daerah tersebut disebut turun 2,1 persen sepanjang 2025.
Hal itu disampaikan Tarmizi saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) Aceh Barat 2026 di Auditorium Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kamis (12/2/2026).
“Tanggal 19 mendatang tepat satu tahun kepemimpinan kami. Dari 100 program yang kami tawarkan saat kampanye, 67 persen sudah terealisasi. Kami tidak ingin menambah janji baru, fokus kami adalah menuntaskan janji yang telah kami ucapkan,” kata Tarmizi.
Rakorkab tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, serta sejumlah instansi vertikal lainnya. Kegiatan ini disebut sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Nasional antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang digelar sebelumnya di Jakarta.
Kemiskinan Turun Drastis
Tarmizi menyebut, capaian paling menonjol pada tahun pertama kepemimpinannya adalah penurunan angka kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Aceh Barat turun dari 17,60 persen pada 2024 menjadi 15,50 persen pada 2025.
“Tren penurunan kemiskinan di Aceh Barat pada 2025 turun drastis 2,1 persen. Mungkin ini sejarah dalam satu tahun mampu turun sebesar itu,” ujarnya.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
Rp 167 Miliar untuk 67 Program
Tarmizi mengungkapkan, total anggaran yang digelontorkan untuk merealisasikan 67 program selama 2025 mencapai Rp 167 miliar.
Salah satu program unggulan adalah Kartu Aceh Barat Sehat (KABS), yang memberikan bantuan Rp 1 juta bagi setiap pasien rujukan ke Banda Aceh.
“Sampai awal Februari, sudah 962 pasien menerima bantuan, totalnya Rp 962 juta,” kata dia.
Selain itu, Pemkab juga menyediakan rumah singgah gratis bagi keluarga pasien yang menjalani pengobatan di Banda Aceh. Dalam setahun terakhir, sekitar 600 orang tercatat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Fokus Pendidikan Lewat Program Gasing
Selain sektor kesehatan, Pemkab Aceh Barat juga menaruh perhatian pada bidang pendidikan. Tahun ini, pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan Prof Yohanes Surya untuk menerapkan program Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dalam pembelajaran matematika.
“Target kami, seluruh siswa di Aceh Barat bisa berhitung dengan baik. Tidak ada lagi anak SD maupun SMP yang tidak bisa matematika,” ujar Tarmizi.
Melalui Rakorkab 2026 ini, Pemkab Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi program prioritas dalam empat tahun sisa masa kepemimpinan, dengan fokus pada penguatan layanan dasar dan penurunan kemiskinan.










