Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Rusia Terus Gempur Ukraina Sebelum Sanksi Minyak Uni Eropa

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (04/05/2022) - 07:51 WIB
in INTERNASIONAL
0
Firefighters put out a fire after a Russian rocket attack in Kyiv, Ukraine, Thursday, April 28, 2022. Russia mounted attacks across a wide area of Ukraine on Thursday, bombarding Kyiv during a visit by the head of the United Nations.

Pasukan Rusia terus menggempur target-target di Ukraina Timur.

ZAPORIZHZHIA — Pasukan Rusia terus menggempur target-target di Ukraina timur. Mereka melepaskan tembakan ke pabrik baja yang menjadi benteng terakhir Ukraina di Kota Mariupol sementara Uni Eropa sedang menyiapkan sanksi minyak pada Moskow.


Di bawah naungan PBB dan Palang Merah sejumlah orang berhasil melakukan evakuasi dari Mariupol. Setelah meringkuk di pabrik baja Azovstal selama berminggu-minggu. Mereka tiba di Zaporizhzhia wilayah yang masih cukup aman dan dikuasai pemerintah Ukraina.


Serangan Rusia terbaru ke wilayah Donetsk  menewaskan 21 orang dan melukai 21 lainnya. Dalam unggahannya di media sosial, Selasa (4/6/2022) Gubernur Pavlo Kyrylenko mengatakan angka itu termasuk 10 orang yang tewas di pabrik soda di kota Avdiivka.


Total warga sipil yang tewas dalam serangan ini tertinggi setelah serangan ke stasiun rel kereta di Kota Kramatorsk bulan lalu. Lebih dari 50 orang yang tewas dalam serangan itu.


Serangan dan tembakan Rusia juga semakin intensif di Luhansk. Gubernur Serhiy Haida mengatakan Popasna menjadi daerah yang paling terdampak hingga mustahil menggelar evakuasi dari sana.


“Tidak ada kota yang aman di wilayah Luhansk,” katanya di Telegram.


Rusia menggempur Ukraina selatan dan timur setelah gagal menduduki ibukota Kiev. Mereka hendak menguasai wilayah timur Donbas dan membatasi akses Ukraina ke Laut Hitam yang sangat penting untuk ekspor baja dan gandumnya.


Rusia yang sudah didera berbagai sanksi Barat kini akan menghadapi sanksi baru dari Uni Eropa. Sanksi tersebut akan mengincar industri minyak dan perbankan. Sanksi terbaru itu diperkirakan akan didetailkan pada Rabu (4/5/2022) ini.


Belum ada tanda-tanda Moskow akan mundur dalam perang yang sudah berlangsung selama 10 pekan, menewaskan ribuan orang, menghancur kota-kota dan memaksa 5 juta warga Ukraina mengungsi ke luar negeri. Perekonomian Rusia yang sebesar 1,8 triliun dolar AS itu menuju kontraksi terbesar sejak Uni Soviet pecah pada tahun 1991.


“Reaksi militer Rusia saat ini marah dengan keberhasilan kami, skala penembakan hari ini menandakan Rusia tidak memiliki tujuan militer khusus,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pidato rutinnya, Selasa (3/5/2022) kemarin.


Walikota Lviv Andriy Sadoviy mengatakan serangan udara pada Selasa malam merusak jaringan air dan listrik. Memutus listrik ke sejumlah distrik dan menyebabkan kerusakan serius pada propertinya.  


Di Twitter, kepala Kereta Ukraina Olesksandr Kamyshin mengatakan pasukan Rusia menyerang enam stasiun di Ukraina tengah dan Barat. Tidak ada pekerja kereta atau penumpang yang terluka.


Kota Mariupol yang sebelum perang dihuni 400 ribu orang mengalami pertempuran paling mematikan sejak invasi 24 Februari lalu. Kota pelabuhan itu dikepung dan menahan serangan rudal selama berminggu-minggu.


Dalam video yang diunggah di Telegram dari pabrik baja Komandan Resimen Azov Kapten Sviatoslav Palamar mengatakan Rusia menembaki pabrik dengan artileri laras panjang dan angkatan laut sepanjang malam dan menjatuhkan bom dari pesawat. Laporan ini belum dapat diverifikasi secara independen.


Walaupun sudah ada gencatan senjata yang ditengahi PBB sejumlah warga sipil masih terjebak di pabrik tersebut. Walikota Mariupol Vadym Boichenko mengatakan terdapat 200 warga sipil di pabrik itu dan masih ada 100 ribu orang di kota itu.


Para warga yang melakukan evakuasi termasuk anak-anak dan orang lanjut usia berlari masuk ke dalam bus-bus. Setelah berhasil keluar dari puing-puing rumah mereka di kota sebelah tenggara Ukraina itu.


“Kami harus mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan kami, kami pikir tidak ada yang tahu kami di sana,” kata  Valentina Sytnykova yang berusia 70 tahun yang berlindung di pabrik baja selama dua bulan bersama putra dan cucunya yang berusia 10 tahun. 

sumber : Reuters 

Sumber: Republika

Tags: rusiarusia serang ukrainaserangan rusiauni eropa sanksi rusia
ShareTweetPin
Previous Post

'Pemerintah Wajib Terbitkan Aturan Teknis Pengangkatan Penjabat'

Next Post

21 Warga Donetsk Dilaporkan Tewas dalam Serangan Rusia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.