Kamis, November 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Respons Lembek Inggris, Amerika Hingga Uni Eropa Atas Pembunuhan Abu Akleh Dikritik

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (13/05/2022) - 08:35 WIB
in INTERNASIONAL
0
Dalam foto tak bertanggal yang disediakan oleh Jaringan Media Al Jazeera ini, Shireen Abu Akleh, seorang jurnalis untuk jaringan Al Jazeera, berdiri di samping kamera TV di area tempat kuil Dome of the Rock di Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem berada. terlihat di kiri di latar belakang. Abu Akleh, seorang reporter wanita Palestina terkenal untuk saluran berbahasa Arab, ditembak dan dibunuh saat meliput serangan Israel di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki Rabu pagi, 11 Mei 2022.

Pembunuhan jurnalis Aljazirah Shireen Abu Akleh gambarkan kebiadaban Israel

JENIN– Pejabat Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa telah dikritik karena tanggapan mereka terhadap pembunuhan jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh oleh Israel pada Rabu (11/5/2022). 


Tanggapan yang dikeluarkan pihak-pihak itu dinilai tidak memberi dampak apapun atas kasus ini.  


Sementara Asisten Menteri Luar Negeri Qatar Lolwah Al-Khater menyebut pembunuhan Shireen sebagai terorisme Israel yang disponsori negara. Sehingga tidak semua pejabat di seluruh dunia bertindak cepat atau mengutuk. 


Dilansir dari The New Arab, Kamis (12/5/2022), tanggapan Menlu Inggris, salah satunya, dikritik karena dinilai tidak memberi efek apapun kepada Israel.  


Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, pada Kamis pagi mentweet: “Saya sedih mendengar kematian jurnalis terhormat Shireen Abu Akleh. Pekerjaan jurnalis di seluruh dunia sangat penting dan mereka harus dilindungi untuk melaksanakan pekerjaan mereka.” 


Tweet ini dikritik Kristyan Benedict, manajer tanggap krisis Amnesty International Inggris. “Tidak ada seruan untuk penyelidikan independen (atau penyelidikan apa pun). Tidak ada tuntutan untuk keadilan dan akuntabilitas. Tidak ada sorotan atas serangan berkelanjutan Israel terhadap kebebasan media,” katanya. 


“Beginilah cara Inggris memungkinkan lebih banyak kekerasan terhadap warga sipil Palestina,” tambahnya.  


Yang lain mempertanyakan penggunaan kata “kematian” oleh Truss, mengingat kesaksian saksi mata bahwa pasukan Israel menembak mati Abu Akleh. 


“Hai Liz, hanya ingin tahu, bagaimana Shireen mati?,”  tanya ahli imunologi Khalil Thirlaway. 


Adapun Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price pada Rabu mengatakan, “Kami sangat sedih dan mengutuk keras pembunuhan jurnalis Amerika Shireen Abu Akleh di Tepi Barat.” katanya.  


“Penyelidikan harus segera dan menyeluruh dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Kematiannya merupakan penghinaan terhadap kebebasan media di mana-mana,” tambahnya. 


Namun Muslim Amerika merasa pernyataan Price tidak cukup jauh. Mereka berkata, “Menuntut ‘penyelidikan’ atas pembunuhan seorang Amerika di tanah asing hanyalah tamparan di pergelangan tangan,” katanya.  


“Tanpa pertanggungjawaban yang tepat, Israel akan terus meneror Palestina, mengolok-olok hukum internasional, dan tidak menghormati AS yang memberinya garis hidup,” tambahnya.  


Ada juga Juru bicara utama urusan luar negeri Uni Eropa Peter Stano mengatakan Uni Eropa “mengutuk keras” pembunuhan Shireen. 


“Sangat penting bahwa penyelidikan yang menyeluruh dan independen mengklarifikasi semua keadaan insiden ini sesegera mungkin dan bahwa mereka yang bertanggung jawab dibawa ke pengadilan,” katanya.  


“Tidak dapat diterima untuk menargetkan jurnalis saat mereka melakukan pekerjaan mereka. Jurnalis yang meliput situasi konflik harus dipastikan keamanan dan perlindungannya setiap saat,” tambahnya.      

Sumber: Republika

Tags: israel tembak wartawan aljazirahjurnalis aljazeerapembunuhan wartawan aljazeerapembunuhan wartawan aljazirahShireen Abu Aklehwartawan aljazeerawartawan aljazirah ditembak israel
ShareTweetPin
Previous Post

Israel Bangun 1.000 Rumah untuk Palestina, Sementara Yahudi 4.000 Unit 

Next Post

Jokowi di Kongres AS: Situasi Ukraina Bisa Terjadi di Indo-Pasifik, Jika …

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Quick Wins Kapolri, Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga

Quick Wins Kapolri, Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga

Rabu (04/11/2026) - 22:00 WIB
KontraS Aceh: Penembakan Warga saat Maulid Cederai Perdamaian Aceh

KontraS Aceh: Penembakan Warga saat Maulid Cederai Perdamaian Aceh

Rabu (04/11/2026) - 21:56 WIB
Jumpa Presiden Prabowo, Mualem Bahas Keberlanjutan Dana Otsus dan Sejumlah Isu Strategis Aceh

Jumpa Presiden Prabowo, Mualem Bahas Keberlanjutan Dana Otsus dan Sejumlah Isu Strategis Aceh

Rabu (04/11/2026) - 20:27 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.