Jumat, November 6, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (21/01/2026) - 15:26 WIB
in DAERAH
0
Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh

Relawan Sukma Bangsa dan Fisipol UGM Mengajar di Pengungsian Aceh. Foto: Ist

Banda Aceh – Relawan Pendidikan Sekolah Sukma Bangsa (SSB) bersama Fisipol UGM Mengajar terus melakukan pendampingan pembelajaran bagi siswa terdampak bencana di sejumlah wilayah Aceh.

Para relawan saat ini beraktivitas langsung di lokasi pengungsian dan sekolah darurat yang melaksanakan proses belajar mengajar di tenda. Hal ini dilaporkan Koordinator Relawan, Victor Yasadana alias Tongky pada Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, tim relawan berkegiatan di Serempah, tempat SD Negeri 10 Ketol, Kecamatan Ketol menjalankan pembelajaran di tenda darurat. Selain itu, pendampingan juga dilakukan di SMP Negeri 9 Bintang, Kecamatan Bintang, SD Negeri 11 Linge di Pantan Nangka, Kecamatan Linge, serta SMP Negeri 22 Lut Tawar, Takengon.

Relawan pendidikan juga bergerak di wilayah lain, seperti Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, serta Aceh Tamiang. “Untuk memastikan kegiatan belajar anak-anak tetap berlangsung pascabencana,” imbuh Tongky.

Dalam waktu dekat, sekitar 60 relawan baru dijadwalkan mengikuti pelatihan di Sekolah Sukma Bangsa (SSB) Pidie pada 28–30 Januari 2026. Setelah pelatihan, para relawan tersebut akan diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk rencana penempatan di Gayo Lues.

Seiring kondisi mulai membaik, sejumlah sekolah, terutama yang bangunannya tidak mengalami kerusakan berat berangsur kembali melaksanakan pembelajaran secara normal.

Namun, pihak relawan berharap adanya dukungan informasi dari pemerintah daerah terkait sekolah-sekolah yang masih belajar di tenda atau di lokasi pengungsian, setidaknya hingga menjelang Ramadan 2026.

“Informasi tersebut dibutuhkan untuk melakukan assessment awal penempatan relawan lanjutan, khususnya di wilayah Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Takengon, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang,” ujar Tongky.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Gayo Lues, Basri, menyampaikan bahwa dampak bencana banjir di wilayahnya masih cukup besar. Berdasarkan data sementara, sebanyak 249 rumah siswa terdampak banjir, sehingga banyak peserta didik harus belajar dalam keterbatasan.

“Kami masih sangat membutuhkan bantuan peralatan sekolah, seperti seragam, tas, alat tulis, dan perlengkapan belajar lainnya. Saat ini siswa dan guru masih belajar dan mengajar dengan kondisi seadanya,” ujar Basri.

Menanggapi kondisi tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menegaskan bahwa proses belajar mengajar harus tetap berlangsung meskipun berada dalam situasi darurat bencana.

Menurutnya, rasa optimisme yang terus ditumbuhkan kepada siswa akan berdampak besar terhadap semangat belajar mereka.

“Optimisme ini penting agar anak-anak tetap memiliki harapan dan masa depan yang lebih baik ke depan,” katanya.

Murthalamuddin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah terdampak bencana.

“Dengan kolaborasi seperti ini, kami merasa sangat terbantu. Ini menjadi alasan kuat agar dunia pendidikan Aceh dapat lebih cepat keluar dari masa darurat bencana seperti yang sedang kita hadapi,” pungkasnya.[]

ShareTweetPin
Previous Post

Kepala BMBPSDM Kemenag Dorong PTKIN Lebih Responsif terhadap Realitas Sosial

Next Post

ICU RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Kembali Beroperasi Pascabencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Pemuda Muhammadiyah Aceh: Hentikan Tindakan Represif terhadap Rakyat, Usut Penembakan di Pidie, Tuntaskan MoU Helsinki

Kamis (05/11/2026) - 22:23 WIB
Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Kamis (05/11/2026) - 22:17 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penyadapan Ilegal Bisa Dijerat Pidana

Menko Yusril Prihatin atas Peristiwa di Pidie, Pemerintah Sepakat Lakukan Penyelidikan

Kamis (05/11/2026) - 16:04 WIB
LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.