Banda Aceh – Berkah Ramadan mulai dirasakan oleh seluruh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di Kota Banda Aceh. Salah satunya, pedagang peci di kawasan Masjid Raya Baiturrahman (MRB) di Kota Banda Aceh.
Omzet penjualan peci di kawasan Pasar Aceh atau tepatnya didekat masjid kebanggaan masyarakat Aceh ini, mulai dibanjiri pembeli sejak awal Ramadan 1447 Hijriah.
Sejumlah pedagang musiman terlihat membuka lapak dari terpal dan tenda berukuran 3 x 3 meter. Pembeli pun ramai mendatangi untuk mencari perlengkapan ibadah.
Seorang pedagang, Nazar (59) mengatakan, bahwa saban Ramadan permintaan peci dan perlengkapan ibadah lainnya meningkat signifikan. Ia pun rutin berjualan saat bulan puasa tiba.
“Alhamdulillah setiap bulan puasa memang di sini biasa buka lapak. Alhamdulillah, mulai hari ini sudah ramai pembeli,” kata Nazar di lokasi, Kamis (19/2/2026).
Nazar menyampaikan, harga peci dan peralatan ibadah lainnya dijual dengan harga yang bervariasi, tergantung motif dan bahan serta kualitasnya.
Peci standar dijual seharga Rp25 ribu, peci dengan kualitas lebih baik dibanderol Rp55 ribu, dan bahan yang premium bisa mencapai Rp100 ribu per buah.
“Harganya bervariasi, menyesuaikan dengan bahan dan motif peci yang dibeli,” jelas Nazar.
Salah satu pembeli, Adun mengaku membeli peci di kawasan Masjid Raya Baiturrahman untuk kebutuhan selama Ramadan dan Idulfitri mendatang.
“Saya beli untuk kebutuhan ibadah baik saat Ramadan maupun hari-hari biasa. Saya pilih yang bahannya bagus dan nyaman dipakai ketika salat,” ujar Adun.
Menurutnya, peci dan peralatan ibadah yang dijual di sini harganya relatif terjangkau dan ramah di kantong.[]










