Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Presiden Jerman Akui Kesalahan Kebijakan dengan Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (05/04/2022) - 15:10 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier

Saat menjabat menlu, presiden Jerman memupun ikatan energi yang erat dengan Rusia.

 BERLIN — Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengakui kesalahan dalam kebijakan terhadap Rusia dalam pekerjaan sebelumnya. Dia sempat menjabat sebagai menteri luar negeri dan kepala staf Kanselir Jerman ketika membuat hubungan yang dekat dengan Rusia.


“Kami gagal dalam banyak hal, termasuk upaya untuk mendorong Rusia menuju demokrasi dan menghormati hak asasi manusia,” ujar Steinmeier kepada siaran televisi ZDF.


Steinmeier menjabat dua kali sebagai menteri luar negeri dalam era kepemimpinan Kanselir Angela Merkel dari 2013 hingga 2017. Sebelum itu, dia menjabat sebagai kepala staf Kanselir Gerhard Schroeder.


Pada waktu menjabat posisi tersebut, Jerman melakukan dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pada kesempatan itu, Berlin memupuk ikatan energi yang erat dengan Moskow.


Presiden Jerman itu mengakui, bahwa ada penilaian yang berbeda tentang Rusia di antara negara-negara Eropa. “Memang benar bahwa kita seharusnya menanggapi peringatan mitra Eropa timur kita dengan lebih serius, terutama mengenai waktu setelah 2014 dan pembangunan pipa gas Nord Stream 2,” ujarnya.


Menurut Steinmeier, berpegang teguh pada proyek itu adalah kesalahan yang merugikan banyak kredit dan kredibilitas Jerman di Eropa timur. Kanselir Jerman saat ini Olaf Scholz memutuskan menangguhkan jalur pipa gas itu pada pekan saat Rusia menginvasi Ukraina.

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: demokrasiFrank-Walter Steinmeierhubungan jerman rusiapresiden jermanrusiavladimir putin
ShareTweetPin
Previous Post

Parlemen Rusia Sebut Kasus Bucha Panggung Sandiwara Barat

Next Post

Kenaikan Harga Kini Lebih Mengancam Dibanding Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Warga Abdya Antusias Ikut Thoet Leumang, Rekor MURI Terpecahkan

Warga Abdya Antusias Ikut Thoet Leumang, Rekor MURI Terpecahkan

Sabtu (25/04/2026) - 18:47 WIB
Thoet Leumang Antarkan Abdya Cetak Rekor Nasional dan Dunia

Thoet Leumang Antarkan Abdya Cetak Rekor Nasional dan Dunia

Sabtu (25/04/2026) - 15:15 WIB
Kemenhaj Ingatkan Petugas Haji Patuh Regulasi Demi Keselamatan Jemaah

Kemenhaj Ingatkan Petugas Haji Patuh Regulasi Demi Keselamatan Jemaah

Jumat (24/04/2026) - 23:04 WIB
Data JKA Jadi Kunci, Mualem Dorong Layanan Kesehatan Lebih Efektif

Data JKA Jadi Kunci, Mualem Dorong Layanan Kesehatan Lebih Efektif

Jumat (24/04/2026) - 22:57 WIB
Polresta Banda Aceh Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal, Dua Mahasiswa Diamankan

Polresta Banda Aceh Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal, Dua Mahasiswa Diamankan

Jumat (24/04/2026) - 22:50 WIB
Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

Kamis (23/04/2026) - 23:05 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.