Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Presiden Jerman Akui Kesalahan Kebijakan dengan Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (05/04/2022) - 15:10 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier

Saat menjabat menlu, presiden Jerman memupun ikatan energi yang erat dengan Rusia.

 BERLIN — Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengakui kesalahan dalam kebijakan terhadap Rusia dalam pekerjaan sebelumnya. Dia sempat menjabat sebagai menteri luar negeri dan kepala staf Kanselir Jerman ketika membuat hubungan yang dekat dengan Rusia.


“Kami gagal dalam banyak hal, termasuk upaya untuk mendorong Rusia menuju demokrasi dan menghormati hak asasi manusia,” ujar Steinmeier kepada siaran televisi ZDF.


Steinmeier menjabat dua kali sebagai menteri luar negeri dalam era kepemimpinan Kanselir Angela Merkel dari 2013 hingga 2017. Sebelum itu, dia menjabat sebagai kepala staf Kanselir Gerhard Schroeder.


Pada waktu menjabat posisi tersebut, Jerman melakukan dialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pada kesempatan itu, Berlin memupuk ikatan energi yang erat dengan Moskow.


Presiden Jerman itu mengakui, bahwa ada penilaian yang berbeda tentang Rusia di antara negara-negara Eropa. “Memang benar bahwa kita seharusnya menanggapi peringatan mitra Eropa timur kita dengan lebih serius, terutama mengenai waktu setelah 2014 dan pembangunan pipa gas Nord Stream 2,” ujarnya.


Menurut Steinmeier, berpegang teguh pada proyek itu adalah kesalahan yang merugikan banyak kredit dan kredibilitas Jerman di Eropa timur. Kanselir Jerman saat ini Olaf Scholz memutuskan menangguhkan jalur pipa gas itu pada pekan saat Rusia menginvasi Ukraina.

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: demokrasiFrank-Walter Steinmeierhubungan jerman rusiapresiden jermanrusiavladimir putin
ShareTweetPin
Previous Post

Parlemen Rusia Sebut Kasus Bucha Panggung Sandiwara Barat

Next Post

Kenaikan Harga Kini Lebih Mengancam Dibanding Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Hikayat Dangderia Kembali Dipentaskan di Abdya, Upaya Menghidupkan Sastra Lisan Aceh

Hikayat Dangderia Kembali Dipentaskan di Abdya, Upaya Menghidupkan Sastra Lisan Aceh

Rabu (15/07/2026) - 14:43 WIB
Kemenag Aceh Dorong Madrasah Jadikan Matamuda Fondasi Pembinaan Karakter

Kemenag Aceh Dorong Madrasah Jadikan Matamuda Fondasi Pembinaan Karakter

Senin (13/07/2026) - 16:19 WIB
Hari Pertama Matamuda, Kemenag Aceh Besar Ingatkan Larangan Perpeloncoan di Madrasah

Hari Pertama Matamuda, Kemenag Aceh Besar Ingatkan Larangan Perpeloncoan di Madrasah

Senin (13/07/2026) - 16:13 WIB
LPS Klaim Penjaminan Simpanan di Aceh Capai Rp46,79 Miliar

LPS Klaim Penjaminan Simpanan di Aceh Capai Rp46,79 Miliar

Senin (13/07/2026) - 16:07 WIB
Wali Kota Sabang Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Wali Kota Sabang Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Minggu (12/07/2026) - 16:54 WIB
PSSI Aceh Gratiskan Tiket Nonton Piala Soeratin U-17 hingga Final

PSSI Aceh Gratiskan Tiket Nonton Piala Soeratin U-17 hingga Final

Minggu (12/07/2026) - 16:52 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.