Selasa, September 1, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Perundingan Damai Rusia dan Ukraina Kembali Terhenti

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (18/05/2022) - 08:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Gambar diam selebaran yang diambil dari video selebaran yang disediakan oleh layanan pers Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan prajurit Rusia menggeledah prajurit Ukraina saat mereka dievakuasi dari pabrik baja Azovstal yang terkepung di Mariupol, Ukraina, 17 Mei 2022. Perundingan damai antara Rusia dan Ukraina masih mengalami kebuntuan.

Rusia menuduh Ukraina memperkeras sikapnya dan negara-negara Barat menghasut Kiev.

 MOSKOW — Perundingan damai antara Rusia dan Ukraina masih mengalami kebuntuan. Kedua belah pihak saling tuduh dan Moskow mengindikasi kemungkinan untuk kembali berunding akan sulit.


Rusia menuduh Ukraina memperkeras sikapnya dan negara-negara Barat menghasut pemerintah di Kiev.  Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan Washington, London dan Brussels ingin menggunakan Ukraina untuk keuntungan strategis mereka.


Lavrov mengatakan tidak ada kesepakatan damai yang dapat dilakukan bila negosiator mencoba “menggerakan dialog” pada fokus apa yang ingin Barat katakan bukannya situasi yang saat ini terjadi di Ukraina. Ia menambahkan hal itu menghilangkan peluang perundingan bergerak maju.


“Kami selalu mengatakan kami siap untuk bernegosiasi tapi kami tidak diberi kesempatan lain,” kata Lavrov, Selasa (17/5/2022).


Ukraina dan Rusia menggelar perundingan damai sejak akhir Februari 2022. Beberapa hari setelah Rusia menginvasi tetangganya itu. Tapi dalam beberapa pekan terakhir tidak banyak komunikasi yang dilakukan antara dua negara.  


“(Ukraina) pada dasarnya menarik diri dari proses negosiasi,” kata Deputi Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko. Sementara negosiator dari pihak Rusia Leonid Slutsky mengatakan tidak ada negosiasi yang dilakukan dalam bentuk apa pun.


“Departemen Luar Negeri (AS) harusnya tidak mencoba menciptakan “kondisi” melalui bantuan militer ke Kiev, tidak berguna,” kata Slutsky.


Amerika Serikat diperkirakan akan menyetujui paket bantuan militer dan ekonomi untuk Ukraina senilai 40 miliar dolar AS pada pekan ini. Beberapa pekan terakhir bantuan dan pasokan senjata dari juga Barat ke Ukraina meningkat tajam.


Penasihat Kepresidenan Ukraina Mykhailo Podolyak mengkonfirmasi perundingan “tertahan”. Ia mengatakan Rusia tidak bersedia menerima perundingan “tidak mencapai apa pun” dan perang tidak lebih lama dari yang ditetapkan Kremlin.


“Rusia tidak menunjukkan pemahaman penting pada proses di dunia saat ini, dan perannya sangat negatif,” kata Podolyak seperti dikutip media Ukraina.


Presiden Vladimir Putin menyebut invasi ini sebagai “operasi militer khusus” untuk mendemiliterisasi dan mendenazifikasi Ukraina. Kiev dan Barat menyebutnya alasan untuk menggelar invasi.


Ribuan orang tewas dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi akibat perang. Rusia juga dicengkram sanksi-sanksi ekonomi Barat dan kemungkinan konflik melebar menjadi antara Rusia dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).


“Tidak 10 tahun, tapi 20 tahun sejak Barat mulai menyiapkan perangkatnya, termasuk menggunakan NATO dan Ukraina untuk menahan Rusia sejak akhir 90-an, selama bertahun-tahun ini kami bersikeras untuk bernegosiasi, kami telah diabaikan,” kata Lavrov.


“Kini kami harus menyelesaikan masalah tergantung pada bagaimana kami memandangnya, saya selalu menekankan: kami siap untuk mengatasi masalah kemanusiaan,” tambahnya.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: invasi rusianegosiasi damaiperundingan damaiperundingan rusia ukrainarusiaukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Wali Kota Depok Resmi Diinterpelasi DPRD Terkait Program KDS

Next Post

Peluang Terciptanya Tiga Paslon Pasca-Terbentuknya KIB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Kapolresta Banda Aceh Diganti, Sejumlah Kapolres di Aceh Ikut Dimutasi

Senin (31/08/2026) - 13:50 WIB
USK dan PEMANGKU Kenalkan Ecoprint Berbasis Mangrove di Mangrove Park Lampulo

USK dan PEMANGKU Kenalkan Ecoprint Berbasis Mangrove di Mangrove Park Lampulo

Senin (31/08/2026) - 13:47 WIB
Angkat Folklor Sumatera Utara, Ngobrol Buku Latih 45 Penulis

Angkat Folklor Sumatera Utara, Ngobrol Buku Latih 45 Penulis

Minggu (30/08/2026) - 16:07 WIB
Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Sabtu (29/08/2026) - 14:51 WIB
Lantik Pejabat Eselon II, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Disiplin 

Lantik Pejabat Eselon II, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Disiplin 

Sabtu (29/08/2026) - 14:47 WIB
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Diminta Tak Terjebak Bias Algoritma

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Diminta Tak Terjebak Bias Algoritma

Sabtu (29/08/2026) - 14:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.