Kamis, September 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Perkuat Peta Jalan Damai Aceh, BRA dan USK Tandatangani Kerja Sama Strategis

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (21/01/2026) - 16:09 WIB
in DAERAH
0
Perkuat Peta Jalan Damai Aceh, BRA dan USK Tandatangani Kerja Sama Strategis

Perkuat Peta Jalan Damai Aceh, BRA dan USK Tandatangani Kerja Sama Strategis. Foto: Ist

Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) dan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) resmi menjalin kerja sama strategis dalam upaya memantapkan keberlanjutan perdamaian dan kesejahteraan masyarakat pascakonflik di Aceh. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan oleh Rektor USK, Prof Marwan, dan Kepala BRA Jamaluddin, di Balai Senat USK, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan ini menjadi istimewa karena turut dihadiri oleh perwakilan dari Program Magister Damai dan Resolusi Konflik USK, serta perwakilan akademisi dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Teuku Umar (UTU). Sinergi lintas kampus ini menandai babak baru keterlibatan akademisi dalam mengawal transisi perdamaian Aceh yang lebih saintifik dan terukur.

Dalam paparannya, Kepala BRA Jamaluddin menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari penyusunan Roadmap (Peta Jalan) pelaksanaan penyelesaian konflik secara damai, menyeluruh, berkelanjutan, dan bermartabat untuk periode sepuluh tahun ke depan (2025-2035).

“Kami membawa peta jalan yang bertumpu pada empat pilar strategis, yakni reintegrasi ekonomi inklusif berbasis pasar, akselerasi reforma agraria dan keadilan retroaktif lahan, revitalisasi keadilan transisional dan pemulihan korban, serta penguatan arsitektur kelembagaan dan kohesi sosial,” ujar Jamaluddin.

Ia menegaskan bahwa peran akademisi sangat krusial dalam memvalidasi langkah-langkah BRA melalui naskah akademik yang kuat. “Kehadiran akademisi sangat berarti, karena cara paling efektif untuk menguatkan peran BRA adalah melalui jalur akademik. Kami berharap naskah akademik yang dihasilkan nanti dapat menjadi pedoman resmi bagi Pemerintah Republik Indonesia dalam melihat keberlanjutan damai Aceh,” tambahnya.

Rektor USK, Prof Marwan menyambut baik kepercayaan yang diberikan BRA kepada pihak kampus. Menurutnya, keterlibatan akademisi adalah jaminan bahwa program-program BRA kedepan akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

“Proses damai yang panjang telah melahirkan BRA sebagai jembatan kepedulian terhadap kesejahteraan mantan kombatan. Namun, kita harus jujur bahwa setelah 20 tahun damai, masih banyak hal yang belum sempurna. Kerja sama ini adalah komitmen USK untuk membantu mengefektifkan peran BRA dalam mewujudkan kesejahteraan bagi kombatan maupun masyarakat korban konflik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor mengusulkan agar program BRA dapat disinergikan dengan upaya Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) di wilayah-wilayah terdampak bencana alam di Aceh. “Di wilayah bencana, seringkali terdapat masyarakat korban konflik juga. Perlu disinergikan persoalan sosial dan ekonominya melalui program yang terintegrasi di sana,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga aspek keadilan transisional yang selama ini menjadi isu sensitif di Aceh. Dengan melibatkan Magister Damai dan Resolusi Konflik USK serta dukungan dari UIN Ar-Raniry dan UTU, kajian perdamaian Aceh diharapkan dapat menjadi model resolusi konflik bagi daerah lain di tingkat global.

Penandatanganan ini diakhiri dengan diskusi mengenai langkah-langkah teknis penyusunan naskah akademik yang akan segera digarap bersama oleh tim ahli dari ketiga universitas tersebut bersama tim perumus dari Badan Reintegrasi Aceh.[]

Tags: acehbadan reintegrasi acehDamai Acehpendidikanusk
ShareTweetPin
Previous Post

Yahwa Kukuhkan Pengurus K2M MI Aceh Besar, Tekankan Prestasi Madrasah

Next Post

Hadapi Meugang 2026, Pemerintah Aceh Percepat Pemenuhan Kebutuhan Daging

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Rabu (16/09/2026) - 14:29 WIB
Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Rabu (16/09/2026) - 14:21 WIB
FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

Rabu (16/09/2026) - 14:17 WIB
Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rabu (16/09/2026) - 14:14 WIB
Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Rabu (16/09/2026) - 14:11 WIB
Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Rabu (16/09/2026) - 14:08 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.