Selasa, September 1, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H: Iran dan Indonesia Mulai 19 Februari, Saudi, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab 18 Februari

Redaksi Oleh Redaksi
Rabu (18/02/2026) - 07:07 WIB
in DAERAH
0
Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H: Iran dan Indonesia Mulai 19 Februari, Saudi, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab 18 Februari

Banda Aceh – Penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di sejumlah negara Muslim. Tahun ini, perbedaan itu tidak hanya terjadi antara Iran dan Arab Saudi, tetapi juga di Indonesia, di mana sebagian organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam memulai puasa lebih awal dibanding keputusan pemerintah.

Iran menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menyebut awal bulan suci diperkirakan sehari setelah keputusan Arab Saudi. Penetapan itu didasarkan pada pemantauan hilal di wilayah Iran, dengan tim pengamat disebar ke berbagai provinsi.

Sebaliknya, Arab Saudi mengumumkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Pengumuman disampaikan melalui Saudi Press Agency setelah Mahkamah Agung menerima laporan rukyat dari sejumlah titik pemantauan di seluruh negeri.

Sejumlah negara Teluk seperti Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab mengikuti keputusan Saudi dan memulai puasa pada 18 Februari.

Situasi serupa terjadi di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah menggelar sidang isbat berdasarkan hasil rukyat dan perhitungan hisab.

Namun, sejumlah ormas dan kelompok keagamaan memilih memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026, mengikuti metode hisab hakiki wujudul hilal atau merujuk pada keputusan Arab Saudi.

Salah satu ormas besar yang menetapkan 1 Ramadhan pada 18 Februari adalah Muhammadiyah, yang sejak awal menggunakan metode hisab dalam menentukan kalender Hijriah. Sementara itu, pemerintah bersama Nahdlatul Ulama tetap mengedepankan rukyat (pengamatan hilal) sebagai dasar penetapan resmi.

Perbedaan ini bukan hal baru di Indonesia. Hampir setiap tahun, potensi selisih satu hari kerap muncul akibat perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah antara hisab dan rukyat.

Baik di Timur Tengah maupun Indonesia, penentuan awal Ramadhan tetap mengacu pada tradisi pengamatan hilal yang telah berlangsung sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Meski teknologi astronomi modern mampu memprediksi posisi bulan secara akurat, sebagian otoritas keagamaan tetap mensyaratkan terlihatnya hilal sebagai penanda resmi pergantian bulan.

Di Arab Saudi, kewenangan akhir berada di tangan Mahkamah Agung. Di Iran, otoritas tertinggi keagamaan menetapkan berdasarkan laporan tim rukyat nasional. Sementara di Indonesia, keputusan pemerintah diumumkan melalui sidang isbat yang dihadiri perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, dan duta besar negara sahabat.

Terlepas dari perbedaan tanggal, ratusan juta umat Islam di seluruh dunia tetap menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam. Umat Muslim diwajibkan menahan diri dari makan, minum, merokok, dan hubungan suami-istri sejak fajar hingga matahari terbenam, serta dianjurkan memperbanyak amal dan ibadah selama bulan suci.

Perbedaan awal Ramadhan 1447 H ini kembali menegaskan dinamika fikih dan otoritas keagamaan di dunia Islam, termasuk di Indonesia yang majemuk. Meski berbeda hari memulai puasa, tujuan ibadah tetap sama: meningkatkan ketakwaan dan solidaritas sosial di bulan yang penuh berkah.

Tags: aceharab saudiindonesiairanramadhan
ShareTweetPin
Previous Post

Empat Titik di Banda Aceh Gelar Tarawih Awal Ramadan Versi Muhammadiyah

Next Post

Ramadan 2026 Datang, Saham-Saham Ini Siap Panen Cuan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Kapolresta Banda Aceh Diganti, Sejumlah Kapolres di Aceh Ikut Dimutasi

Senin (31/08/2026) - 13:50 WIB
USK dan PEMANGKU Kenalkan Ecoprint Berbasis Mangrove di Mangrove Park Lampulo

USK dan PEMANGKU Kenalkan Ecoprint Berbasis Mangrove di Mangrove Park Lampulo

Senin (31/08/2026) - 13:47 WIB
Angkat Folklor Sumatera Utara, Ngobrol Buku Latih 45 Penulis

Angkat Folklor Sumatera Utara, Ngobrol Buku Latih 45 Penulis

Minggu (30/08/2026) - 16:07 WIB
Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

Sabtu (29/08/2026) - 14:51 WIB
Lantik Pejabat Eselon II, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Disiplin 

Lantik Pejabat Eselon II, Wali Kota Sabang Tekankan Pentingnya Disiplin 

Sabtu (29/08/2026) - 14:47 WIB
Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Diminta Tak Terjebak Bias Algoritma

Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Diminta Tak Terjebak Bias Algoritma

Sabtu (29/08/2026) - 14:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.