Kamis, September 17, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Empat Titik di Banda Aceh Gelar Tarawih Awal Ramadan Versi Muhammadiyah

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (17/02/2026) - 22:22 WIB
in DAERAH
0
Empat Titik di Banda Aceh Gelar Tarawih Awal Ramadan Versi Muhammadiyah

Pelaksanaan salat tarawih perdana di masjid kampus Unmuha Banda Aceh. Foto: Jie/Lensakita.com

Banda Aceh – Pelaksanaan salat tarawih dan witir perdana Ramadan 1447 Hijriah digelar di Masjid Djakfar Hanafiah, Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Banda Aceh, Selasa malam (17/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti jamaah dari kalangan civitas akademika dan masyarakat sekitar.

Bertindak sebagai imam, Wildan Sani Rasyid, sementara ceramah Ramadan disampaikan Rektor Unmuha, Aslam Nur.

Aslam Nur menyampaikan bahwa warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia mulai melaksanakan salat tarawih pada malam tersebut, sesuai dengan instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026).

“Warga Muhammadiyah seluruh Indonesia mulai malam ini sebagaimana instruksi PP Muhammadiyah, bahwasanya kita telah mulai tarawih, dan besok adalah 1 Ramadan,” kata Aslam.

Di Banda Aceh, kata dia, terdapat empat titik pelaksanaan salat tarawih yang dikelola Muhammadiyah, yakni di Kampus Unmuha, Masjid Taqwa Muhammadiyah, Panti Asuhan Punge Blang Cut, dan Musala Aisyiyah Sukaramai.

“Jadi di semua masjid dan musala yang dimiliki oleh Muhammadiyah mulai malam ini sudah kita laksanakan salat tarawih,” katanya.

Menurut Aslam, perbedaan awal Ramadan yang kerap terjadi di Indonesia bukan lagi menjadi persoalan yang perlu diperdebatkan. Ia menilai masyarakat telah dewasa dalam menyikapi perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah.

“Menurut saya masyarakat kita sudah dewasa, artinya memahami perbedaan ini semua punya dasar dalil,” ujar Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Aceh itu.

Ia menjelaskan, Muhammadiyah menggunakan metode hisab, yakni perhitungan astronomis terhadap peredaran bulan dan matahari dalam menentukan awal Ramadan. Sementara sebagian kelompok lain menggunakan metode rukyat, yaitu dengan melihat hilal secara langsung.

“Kalau Muhammadiyah lebih mengedepankan cara hitungan yang kita tahu hisab, itu peredaran bulan dan matahari. Tapi teman-teman yang lain menggunakan istilah rukyat, melihat bulan dulu. Jadi kalau tidak terlihat, mereka genapkan jadi 30 hari bulan Syakban,” jelasnya.

Aslam menambahkan, seluruh masjid yang dikelola Muhammadiyah di Aceh juga telah memulai salat tarawih pada malam tersebut. Ia menyebut sejumlah daerah seperti Sigli dan Bireuen turut melaksanakan tarawih perdana, serta beberapa pesantren di wilayah Aceh Besar.

“Saya pikir di Indonesia ini bukan persoalan lagi terjadi perbedaan dalam 1 Ramadan dan Idulfitri. Semua sudah memahami dan saling menghormati,” pungkasnya.[]

Tags: acehmuhammadiyahpuasaramadan 2026Salat tarawih
ShareTweetPin
Previous Post

Menteri Agama: 1 Ramadan 1447 Hijriah Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Next Post

Perbedaan Awal Ramadhan 1447 H: Iran dan Indonesia Mulai 19 Februari, Saudi, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab 18 Februari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Persiraja Academy Resmi Dibuka, Talenta Muda Aceh Mulai Berlatih 3 Oktober

Rabu (16/09/2026) - 14:29 WIB
Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Wagub Sampaikan Sejumlah Persoalan Pertanahan Aceh dalam Raker dan RDP Komisi II DPR RI

Rabu (16/09/2026) - 14:21 WIB
FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

FTK UIN Ar-Raniry Yudisium 509 Mahasiswa, 408 Lulus dalam 8 Semester

Rabu (16/09/2026) - 14:17 WIB
Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rekonstruksi Pascabencana Berlanjut, Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh

Rabu (16/09/2026) - 14:14 WIB
Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Kapolda Aceh Resmikan Gedung Rueng Seumangat Presisi

Rabu (16/09/2026) - 14:11 WIB
Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Asrama Mahasiswa Terabaikan, Pemkab Aceh Singkil Justru Bangun Asrama Pegawai Kejari Rp1,6 M

Rabu (16/09/2026) - 14:08 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.