Banda Aceh– Ketua Yayasan Vihara Dharma Bhakti, Yuswar, memberi alasan tidak menampilkan Barongsai dalam perayaan tahun baru Imlek, Banda Aceh, Jumat (9/02/2024).
Yuswar mengatakan perayaan Imlek tidak dimeriahkan atraksi Barongsai agar menghindari politisasi dan upaya netralitas dalam pemilu 2024.
“Di Aceh ada beberapa perayaan serupa yang dimeriahkan dengan atraksi barongsai, namun kali ini kita tiadakan barongsai karena mengingat, menghargai dan mendukung pemilu supaya aman,” ungkapnya.
Menurut Yuswar, keputusan ini diambil guna membatasi oknum-oknum yang ingin mempolitisasi momen perayaan Imlek tahun 2024 atau 2575 Konzili dalam perhitungan Budha.

“Ditakutkan akan ada orang yang mengambil momen ini untuk berbuat tidak baik. Jadi kita menghindari itu,” ujar Yuswar.
Menurutnya inti dari perayaan Imlek merupakan sembahyang untuk memanjatkan doa kepada dewa. Namun menurutnya, barongsai adalah salah satu cara bersyukur atas hal yang baik.
“Untuk barongsai sendiri sebenarnya bukanlah kegiatan hura-hura, dalam perayaan tahun baru berfokus pada sembahyang. Jadi barongsai itu merupakan suatu cara bersyukur juga,” pungkasnya. (Chairil Aqsha/Lensakita.com)










