Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Penyelidikan Independen Bermunculan Ungkap Penembak Shireen Abu Akleh

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (16/05/2022) - 18:21 WIB
in INTERNASIONAL
0
Layar luar ruangan menunjukkan gambar jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh dan bahasa Arab yang berbunyi, selamat tinggal Shireen, suara Palestina, di pusat kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu, 11 Mei 2022.

Pejabat dan saksi Palestina mengatakan Abu Akleh ditembak oleh tentara.

 JERUSALEM — Ketika Israel dan Palestina berselisih soal penyelidikan pembunuhan jurnalis Aljazirah Shireen Abu Akleh, beberapa kelompok independen telah meluncurkan penyelidikan sendiri. Satu tim peneliti sumber terbuka mengatakan temuan awalnya memberikan dukungan kepada saksi Palestina yang mengatakan dia dibunuh oleh tembakan Israel.


Israel dan Palestina berselisih atas penyelidikan Abu Akleh, akhirnya beberapa kelompok penelitian dan hak asasi manusia telah meluncurkan penyelidikan sendiri. Selama akhir pekan, Bellingcat, sebuah konsorsium peneliti internasional yang berbasis di Belanda, menerbitkan analisis bukti video dan audio yang dikumpulkan di media sosial.


Materi tersebut berasal dari sumber militer Palestina dan Israel, dan analisis tersebut melihat faktor-faktor seperti cap waktu, lokasi video, bayangan, dan analisis audio forensik dari tembakan. Kelompok itu menemukan bahwa sementara orang-orang bersenjata dan tentara Israel berada di daerah itu, bukti mendukung keterangan saksi bahwa tembakan Israel membunuh Abu Akleh.


“Berdasarkan apa yang dapat kami tinjau, IDF (tentara Israel) berada di posisi terdekat dan memiliki garis pandang paling jelas ke Abu Akleh,” kata peneliti utama analisis tersebut Giancarlo Fiorella.


Bellingcat adalah salah satu dari semakin banyak perusahaan yang menggunakan informasi “sumber terbuka” seperti video media sosial, rekaman kamera keamanan, dan citra satelit, untuk merekonstruksi peristiwa. Fiorella mengakui bahwa analisis tidak dapat 100 persen pasti tanpa bukti seperti peluru, senjata yang digunakan oleh tentara, dan lokasi GPS pasukan Israel. Namun dia mengatakan, munculnya bukti tambahan biasanya mendukung kesimpulan awal dan hampir tidak pernah membalikkannya.


“Inilah yang kami lakukan ketika kami tidak memiliki akses ke hal-hal itu,” kata Fiorella.


Kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem mengatakan, sedang melakukan analisisnya sendiri. Kelompok itu pekan lalu memainkan peran kunci dalam penarikan mundur militer dari klaim awalnya bahwa orang-orang bersenjata Palestina tampaknya bertanggung jawab atas kematiannya.


Klaim Israel didasarkan pada video media sosial yang memperlihatkan seorang pria bersenjata Palestina menembak ke sebuah gang Jenin, dan kemudian sosok lainnya datang berlari untuk mengklaim bahwa mereka telah menembak seorang tentara. Tentara mengatakan bahwa karena tidak ada tentara yang terluka hari itu, orang-orang bersenjata itu mungkin merujuk pada Abu Akleh, yang mengenakan helm pelindung dan jaket antipeluru.


Seorang peneliti B’Tselem pergi ke daerah itu dan mengambil video. Hasil tersebut menunjukkan bahwa orang-orang bersenjata Palestina berjarak sekitar 300 meter dari tempat Abu Akleh ditembak, dipisahkan oleh serangkaian tembok dan gang.


Juru bicara B’Tselem Dror Sadot mengatakan, kelompok itu telah mulai mengumpulkan kesaksian dari para saksi dan mungkin mencoba untuk merekonstruksi penembakan dengan video dari tempat kejadian. Namun dia mengatakan, pada titik ini belum dapat menyimpulkan siapa yang berada di balik penembakan itu.


 

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: aljazirahisraeljurnalis Aljazirahpejabat palestinapenyelidikan independenpenyelidikan independen kematian jurnalis aljazirahShireen Abu Aklehtembakan israeltentara israel
ShareTweetPin
Previous Post

Alasan Mengapa Penggunaan Internet Penting Disertai Etika dan Norma 

Next Post

Mengenang 40 Tahun Wafatnya Hadji Kalla dan Hj Athirah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.