Kamis, November 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pengacara Hak Sipil: Penembakan Buffalo Terorisme Domestik

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (17/05/2022) - 13:59 WIB
in INTERNASIONAL
0
Payton Gendron muncul selama dakwaannya di Pengadilan Kota Buffalo, Sabtu, 14 Mei 2022, di Buffalo, NY Gendron didakwa atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan diperintahkan ditahan tanpa jaminan. Pejabat polisi mengatakan remaja berusia 18 tahun itu mengenakan pelindung tubuh dan pakaian bergaya militer ketika dia berhenti dan menembaki orang-orang di area supermarket Tops.

Aksi terorisme domestik yang dilakukan supremasi kulit putih muda

BUFFALO — Pengacara hak sipil Amerika Serikat (AS) Ben Crump mengatakan penembakan yang menewaskan 10 orang di Buffalo, New York, merupakan aksi terorisme domestik. Sebanyak 11 dari 13 orang yang ditembak pemuda kulit putih Payton Gendron merupakan warga kulit hitam. Sepuluh diantaranya meninggal dunia.

“Kami tidak bisa mempermanisnya, kami tidak bisa mencoba untuk menjelaskan dengan berbicara tentang kesehatan mental, tidak, ini aksi terorisme domestik yang dilakukan supremasi kulit putih muda,” kata Crump dalam konferensi pers, Senin (16/5/2022) waktu setempat.  

Crump dikelilingi keluarga Ruth Whitfield yang sedang berduka. Whitfield yang berusia 86 tahun salah satu dari banyak korban tewas. Korban lainnya adalah apoteker, pemimpin gereja, seorang pemuda yang sedang mendorong troli, dan dari berbagai profesi lainnya.

Pihak berwenang mengatakan bila pelaku tidak dihentikan ia berencana melanjutkan pembantaian. Kemungkinan mengincar toko yang lebih besar dari Tops Friendly Market. Lokasi kejadian terletak di pemukiman masyarakat Afrika-Amerika.

Komisioner Kepolisian Buffalo Joseph Gramaglia mengatakan polisi sempat menahan Gendron pada Juni tahun lalu setelah ia mengancam akan melakukan penembakan massal di sekolahnya. Ia menjalani evaluasi kesehatan mental dan dibebaskan setelah satu setengah hari.

Pihak berwenang mengatakan Gendron menggunakan rompi anti-pelur dan senapan semi-otomatis dalam serangan Sabtu (15/4/2022) lalu. Polisi menemukan senapan lain dan shotgun di mobilnya. Penembakan itu disiarkan langsung di Twitch milik Amazon.com. Perusahaan itu mengaku sudah menghapus siaran tersebut.

Polisi mengkonfirmasi sedang menyelidiki unggahan-unggahan Gendron di internet. Termasuk manifesto setebal 180 halaman yang menunjukkan ia meyakini “Teori Penggantian Besar” sebuah teori konspirasi tentang demografi kulit putih sengaja diganti dengan populasi kulit berwarna.  

Pakar mengatakan semakin banyak anak muda kulit putih yang terinspirasi dalam penembakan massal bermotif rasial sebelumnya. Seperti serangan ke gereja masyarakat Afrika-Amerika di South Carolina pada 2015 lalu, penembakan di sinagog Pittsburgh pada 2018, dan serangan ke Walmart di el Paso pada 2019.

Sebanyak 11 dari 13 orang yang Gendron tembak merupakan warga kulit hitam. Ia sengaja melepaskan tembakan senapan semi-otomatis di pemukiman mayoritas Afrika-Amerika. Sepuluh korban tewas merupakan orang kulit hitam yang terdiri dari sembilan konsumen dan seorang pensiunan polisi yang bekerja sebagai petugas keamanan toko. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: buffalo new yorkkorban penembakan buffalokulit putihPayton GendronPayton Gendron live twitchPayton Gendron tembaki wargapenembakan buffalopenembakan di buffalo
ShareTweetPin
Previous Post

Presiden Terpilih Filipina Berkunjung ke Australia

Next Post

Rashida Tlaib Usulkan Resolusi Pengakuan Hari Nakba Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

LBH Banda Aceh Desak Penembakan Warga di Pidie Diusut Tuntas

Rabu (04/11/2026) - 22:52 WIB
Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Kak Na: PAUD Holistrik Integratif untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Anak Usia Dini

Rabu (04/11/2026) - 22:13 WIB
Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Kopertais V Aceh Siapkan Auditor untuk Perkuat Mutu 39 PTKIS

Rabu (04/11/2026) - 22:03 WIB
Quick Wins Kapolri, Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga

Quick Wins Kapolri, Wakapolda Aceh Serap Aspirasi Nelayan Alue Naga

Rabu (04/11/2026) - 22:00 WIB
KontraS Aceh: Penembakan Warga saat Maulid Cederai Perdamaian Aceh

KontraS Aceh: Penembakan Warga saat Maulid Cederai Perdamaian Aceh

Rabu (04/11/2026) - 21:56 WIB
Jumpa Presiden Prabowo, Mualem Bahas Keberlanjutan Dana Otsus dan Sejumlah Isu Strategis Aceh

Jumpa Presiden Prabowo, Mualem Bahas Keberlanjutan Dana Otsus dan Sejumlah Isu Strategis Aceh

Rabu (04/11/2026) - 20:27 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.