Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pendukung Pro Pemerintah Sri Lanka Serang Kemah Pengunjuk Rasa

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (09/05/2022) - 19:49 WIB
in INTERNASIONAL
0
Seorang pendukung pemerintah Sri Lanka, kiri tengah dengan kemeja putih, menyerang seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah selama bentrokan di luar kediaman perdana menteri di Kolombo, Sri Lanka, Senin, 9 Mei 2022. Pihak berwenang mengerahkan pasukan bersenjata di ibu kota Kolombo pada Senin beberapa jam setelah pemerintah pendukung menyerang pengunjuk rasa yang telah berkemah di luar kantor presiden dan perdana menteri negara itu, ketika serikat pekerja memulai

Pendukung Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa berunjuk rasa di dalam kantor pada Senin.

 KOLOMBO — Pendukung pemerintah menyerang pengunjuk rasa yang berkemah di luar kantor perdana menteri Sri Lanka pada Senin (9/5/2022). Serikat pekerja memulai “Pekan Protes” yang menuntut perubahan pemerintah dan meminta presiden untuk mundur karena krisis ekonomi terburuk dalam sejarah negara itu.


Pendukung Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa berunjuk rasa di dalam kantor pada Senin pagi. Mereka mendesak untuk mengabaikan tuntutan para pengunjuk rasa untuk mundur dan meminta dia tetap menjabat.


Setelah unjuk rasa, mereka pergi ke depan kantor tempat para pengunjuk kubu seberang rasa lain yang telah berdemonstrasi selama beberapa hari. Saluran televisi lokal Sirasa menunjukkan pendukung pro pemerintah menyerang pengunjuk rasa lain dengan tongkat, menghancurkan, dan kemudian membakar tenda.


Para pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran diri Rajapaksa mencapai hari ke-31 yang menempati pintu masuk kantor presiden. Mereka telah menuntut agar presiden, kakak laki-lakinya Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa dan anggota keluarga Rajapaksa yang berkuasa lainnya mundur. Protes serupa telah menyebar ke lokasi lain, dengan orang-orang mendirikan kamp di seberang kediaman perdana menteri dan di kota-kota lain di seluruh negeri.


Para pengunjuk rasa telah memadati jalan-jalan sejak Maret, menyatakan bahwa Rajapaksa dan keluarganya bertanggung jawab atas krisis tersebut. Sejauh ini, Rajapaksa bersaudara telah menolak seruan untuk mengundurkan diri, meskipun tiga Rajapaksa dari lima anggota parlemen mengundurkan diri dari jabatan Kabinet pada April.


Sementara itu, serikat pekerja menyerukan protes sepanjang minggu ini. Aktivis serikat pekerja Saman Rathnapriya mengatakan, lebih dari 1.000 serikat pekerja yang mewakili kesehatan, pelabuhan, pendidikan, dan sektor jasa utama lainnya telah bergabung dengan gerakan “Pekan Protes” yang dimulai sejak Senin.


Rathnapriya mengatakan, para pekerja akan melakukan demonstrasi di tempat kerja  di seluruh negeri selama seminggu. Pada akhir minggu, mereka akan melancarkan pawai besar-besaran ke Parlemen, menuntut pencopotan Presiden Gotabaya Rajapaksa dan pemerintahan baru.


Selama beberapa bulan, warga Sri Lanka mengalami antrean panjang untuk membeli bahan bakar, gas untuk memasak, makanan, dan obat-obatan, yang sebagian besar berasal dari luar negeri. Kekurangan mata uang juga telah menghambat impor bahan mentah untuk manufaktur dan memperburuk inflasi, yang melonjak menjadi 18,7 persen pada Maret.


Orang-orang memblokir jalan-jalan utama untuk menuntut gas dan bahan bakar. Pada akhir pekan, saluran televisi lokal Hiru menunjukkan orang-orang di beberapa daerah berebut bahan bakar.


Sri Lanka akan membayar 7 miliar dolar AS dari utang luar negerinya tahun ini dari hampir 25 miliar dolar AS yang harus dibayar pada 2026. Total utang luar negerinya adalah 51 miliar dolar AS. Kementerian Keuangan Sri Lanka mengumumkan awal pekan ini bahwa cadangan devisa negara yang dapat digunakan telah anjlok di bawah 50 juta dolar AS.

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: aksi protes pekerja sri lankabentrokan sri lankakrisis ekonomikrisis ekonomi sri lankakrisis sri lankapekan protespekan protes sri lankaperdana menteri mahinda rajapaksasri lanka
ShareTweetPin
Previous Post

Jokowi Minta Jajarannya Fokus Tangani Pandemi dan Gejolak Ekonomi Global

Next Post

DPD Golkar Kabupaten Bandung: Figur Airlangga Diterima di Jabar, Target 30 Persen Suara 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Jajaki Kerja Sama Penguatan Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

Jumat (23/10/2026) - 00:05 WIB
Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Hari Santri Nasional 2026, Dayah Darul Quran Aceh Apresiasi Santri Berprestasi dan Santuni Warga

Kamis (22/10/2026) - 20:39 WIB
Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.