Rabu, Juni 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pelonggaran Buat Omset Pedagang Masker Menurun

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (20/05/2022) - 21:08 WIB
in NASIONAL
0
Umat Muslim berjalan usai melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/5/2022). Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan pelaksanaan shalat berjamaah untuk tidak memakai masker bagi jamaah yang dalam kondisi sehat seiring pelonggaran protokol kesehatan yang kembali ditetapkan pemerintah. Republika/Putra M. Akbar

Pedagang tidak berani menyetok masker untuk berjualan dalam jumlah banyak.

JAKARTA — Pemerintah telah memutuskan masyarakat boleh membuka masker di luar ruangan per 18 Mei 2022. Namun, keputusan ini membuat penjualan masker menurun drastis, lebih dari 50 persen.

Salah satu penjual masker di Pasar Manyar, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rahati (33 tahun) merasakan dampak kebijakan ini. “Semenjak presiden memperbolehkan boleh buka masker di luar ruangan, penjualan masker saya langsung turun sampai lebih dari 50 persen. Biasanya per hari bisa menjual sampai 50 kotak masker yang isinya masing-masing berisi 50, tetapi sekarang 20 kotak saja tidak habis,” ujarnya kepada Republika, Jumat (20/5/2022).

Ia mengaku menjual masker semenjak pandemi Covid-19 di Maret 2020. Saat awal pandemi, Rahati mengakui penjualan masker sangat ramai. Ia sampai harus membeli masker untuk persediaan dari salah satu platform belanja dalam jaringan sebanyak 100 kotak per hari.

Namun, penjualan yang turun usai pengumuman ini membuat Rahati kini tidak berani menyetok masker dalam jumlah banyak. “Jadi, kalau penjualan masker buat persediaan habis baru pesan (masker untuk stok) lagi,” katanya.

Mengenai harga masker, meski sekarang terjual lebih sedikit, Rahati mengaku tak mengurangi harga jual. Harganya masih sama yaitu antara Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per kotak.

Lebih lanjut Rahati meminta masyarakat tetap meminta masker karena debu selalu ada, belum lagi penyakit dan virus lain yang juga mengancam.  “Jadi, ancaman virus bukan hanya Covid-19. Saya saja pakai masker,” ujarnya.

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menyarankan kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka dapat dilaksanakan jika mampu melakukan jaga jarak, untuk mencegah penularan Covid-19. “Harusnya di ruang terbuka dengan catatan jaga jarak dapat dilaksanakan,” kata dia, Jumat.

Ia menuturkan jika warga tidak dapat menerapkan jaga jarak minimal dua meter di ruang terbuka maka sebaiknya tetap menggunakan masker. Ia tidak ingin pelonggaran masker itu diinterpretasikan salah oleh masyarakat bahwa saat ini bebas tidak memakai masker jika berada di ruang terbuka.

Ia menilai kebijakan pelonggaran masker tersebut harus disertai catatan, yakni apabila bisa melakukan jaga jarak, maka bisa lepas masker. “Kalau jaga jarak dapat diterapkan ya boleh saja (lepas masker), kalau taman itu sepi ya boleh,” tuturnya.

Yunis mengatakan masih ada risiko penularan Covid-19 saat ini sehingga perlu tetap waspada dengan menerapkan pemakaian masker dan jaga jarak. Selain itu, kata dia, pelonggaran penggunaan masker saat ini sebenarnya perlu dikaji dengan dikaitkan terhadap kualitas surveilans.

Ia berharap, surveilans di Indonesia terus meningkat untuk mendeteksi seluruh kejadian kasus COVID-19 sesungguhnya di masyarakat. Ia menuturkan masih ada kasus Covid-19 dengan gejala ringan seperti hanya panas dan batuk namun tidak segera memeriksakan diri untuk mendeteksi covid sehingga kasus tersebut tidak tertangkap.

Yunis mengingatkan bahwa kematian akibat Covid-19 bisa terjadi pada siapa saja. Oleh karena itu seluruh masyarakat terus peduli terhadap upaya pencegahan Covid-19.

“Kepada masyarakat, tolong peduli. Kalau Anda di tempat terbuka di mana jaga jarak tidak dapat diterapkan, ya sebaiknya pakai masker,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah aspek.

Hal tersebut ditegaskan Jokowi dalam konferensi pers terkait pelonggaran penggunaan masker di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022). “Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker,” kata Jokowi.

Jokowi mengemukakan keputusan tersebut diambil sejalan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali dalam beberapa waktu terakhir.

“Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” tegasnya.

Sumber: Republika

Tags: masker kesehatanpandemi covid 19pedagang maskerpelonggaran maskerpenjualan masker
ShareTweetPin
Previous Post

Momentum Kebangkitan Nasional, Pangdam IM Gelar Silaturahmi Kebangsaan

Next Post

Polisi Tetapkan Dua Napi Sebagai Tersangka Kasus Penyelundupan Sabu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB

Rabu (03/06/2026) - 22:42 WIB
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Rabu (03/06/2026) - 22:37 WIB
Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Oknum Polisi yang Menangguhkan Pelaku Khalwat Diperiksa Propam Polda Aceh

Rabu (03/06/2026) - 22:34 WIB
USK Berikan Keringanan UKT bagi 3.706 Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

USK Luluskan 461 Peserta Jalur Talenta 2026 dari 1.206 Pendaftar

Rabu (03/06/2026) - 16:30 WIB
Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Kunjungi Aceh Tenggara, Menteri Wihaji Cek Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu (03/06/2026) - 16:22 WIB
Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Fotografer Aceh Riska Munawarah Lolos Joop Swart Masterclass 2026 Program Bergengsi World Press Photo

Rabu (03/06/2026) - 16:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.