Selasa, September 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

PBB: Perang Rusia-Ukraina Picu Krisis Tiga Dimensi

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (05/05/2022) - 07:55 WIB
in INTERNASIONAL
0
Gandum tumbuh di pertanian di Pruille-Le-Chetif, Prancis barat, Jumat, 18 Maret 2022. Lembaga keuangan internasional serukan tindakan mendesak terhadap ketahanan pangan.

Keamanan pangan global tidak dapat diselesaikan tanpa memulihkan pertanian Ukraina

ABUJA — Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Rabu (4/5/2022) mengatakan, masalah keamanan pangan global tidak dapat diselesaikan tanpa memulihkan produksi pertanian Ukraina. Termasuk memulihkan produksi makanan dan pupuk Rusia ke pasar dunia.

Invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari telah menambah volatilitas di pasar keuangan. Hal ini menyebabkan harga komoditas lebih tinggi dan mempengaruhi logistik, sehingga berpotensi menggagalkan pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 di banyak negara termasuk Nigeria.

“Analisis kami menunjukkan bahwa, perang di Ukraina memperburuk keadaan, memicu krisis tiga dimensi yang menghancurkan sistem pangan, energi, dan keuangan global untuk negara-negara berkembang,” kata Guterres selama kunjungan perdananya ke Abuja, Nigeria.

Menurut Guterres, satu-satunya solusi untuk memperbaiki masalah ketahanan pangan global adalah memulihkab produksi pertanian Ukraina. Termasuk produksi pangan serta pupuk Rusia, dan Belarusia ke pasar dunia meskipun sedang terjadi perang. Guterres bertekad memfasilitasi dialog untuk membantu mencapai tujuan tersebut.

Guterres mengatakan, PBB telah meminta tambahan dana sebesar 351 juta dolar A untuk respon kemanusiaan di Nigeria. Pada April Nigeria harus membeli pasokan darurat kalium dari Kanada, setelah tidak dapat mengimpor pupuk dari Rusia karena dampak sanksi Barat. Bulan lalu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan, invasi Rusia ke Ukraina telah memberikan “kejutan negatif besar” lebih lanjut ke Afrika sub-Sahara, serta mendorong harga makanan dan energi lebih tinggi dan menempatkan orang-orang yang paling rentan pada risiko kelaparan. Selain itu, muncul tekanan ekstra karena banyak negara masih belum pulih dari pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

“Kita perlu memastikan aliran makanan dan energi yang stabil melalui pasar terbuka dengan mencabut semua pembatasan ekspor yang tidak perlu, mengarahkan surplus dan cadangan kepada mereka yang membutuhkan, dan menjaga harga pangan untuk mengekang volatilitas pasar,” kata Guterres.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: invasi rusiakeamanan pangan globalpangan globalperang rusia ukrainapertanian ukrainasekjen pbb
ShareTweetPin
Previous Post

Silaturahim Sandi ke PKS dan PAN Dinilai Terkait Pilpres

Next Post

Menlu AS Positif Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Senin (21/09/2026) - 13:24 WIB
Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Menteri ESDM Setujui Rekomendasi Teknis BPMA untuk Percepatan Implementasi Permen ESDM 14/2025 di Aceh

Minggu (20/09/2026) - 17:11 WIB
Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Rumbuk Pesisir Dorong Ekonomi Kreatif dan Suarakan Akses Wilayah Pesisir Abdya

Minggu (20/09/2026) - 15:55 WIB
Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional XXXI, DPRA Apresiasi Perjuangan Kafilah di Semarang

Aceh Tembus 4 Besar MTQ Nasional XXXI, DPRA Apresiasi Perjuangan Kafilah di Semarang

Sabtu (19/09/2026) - 23:46 WIB
Fesmed Selat Malaka Dibuka di Batam, AJI Soroti Tantangan Jurnalis di Wilayah Kepulauan

Fesmed Selat Malaka Dibuka di Batam, AJI Soroti Tantangan Jurnalis di Wilayah Kepulauan

Sabtu (19/09/2026) - 14:05 WIB
Illiza Dorong Daerah Aktif Bangun Jejaring Internasional 

Illiza Dorong Daerah Aktif Bangun Jejaring Internasional 

Kamis (17/09/2026) - 18:28 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.