Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pasokan Energi Menipis, Pakistan Potong Listrik Rumah Tangga dan Industri

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (19/04/2022) - 07:10 WIB
in INTERNASIONAL
0
Pemadaman listrik di Pakistan.

Harga gas alam cair dan batu bara melonjak karena perang di Ukraina.

 ISLAMABAD — Pakistan memotong listrik untuk rumah tangga dan industri. Sebabnya, Pakistan tidak mampu mengimpor batu bara atau gas alam dari luar negeri untuk bahan bakar pembangkit listriknya. Pakistan sedang berjuang untuk mendapatkan bahan bakar dari pasar spot, setelah harga gas alam cair dan batu bara melonjak karena perang di Ukraina.

Biaya energi Pakistan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 15 miliar dolar AS dalam sembilan bulan dari tahun sebelumnya. Pakistan tidak dapat membeli lebih banyak energi karena kekurangan dana

 

Sekitar 3.500 megawatt kapasitas listrik telah dimatikan, karena kekurangan bahan bakar pada 13 April. Menteri Keuangan Miftah Ismail, menambahkan, jumlah yang sama sedang offline karena kesalahan teknis.

 

Krisis listrik memperumit tantangan ekonomi yang sudah berat bagi Perdana Menteri Shehbaz Sharif, yang baru menjabat. Dia menggantikan Imran Khan yang digulingkan pekan lalu, karena gejolak politik.  Sebagai negara yang relatif miskin dan sangat bergantung pada impor energi, Pakistan sangat terpukul oleh kenaikan biaya bahan bakar.

 

Pemasok LNG atau gas alam cair jangka panjang Pakistan membatalkan beberapa pengiriman yang dijadwalkan dalam beberapa bulan terakhir. Pada Ahad (17/4/2022) Pakistan merilis sebuah tender untuk mendapatkan enam kargo LNG dari pasar spot. Tetapi tender ini dapat merugikan pemerintah ratusan juta dolar jika diberikan sepenuhnya.

 

“Situasi Pakistan tidak akan berubah dalam waktu dekat karena dinamika global masih sama. Ada pemadaman paksa untuk mengatasi kekurangan energi,” ujar kepala penelitian di Pakistan Kuwait Investment Co, Samiullah Tariq, dilansir Bloomberg, Selasa (19/4/2022). 

 

Pemerintahan baru Pakistan menghadapi tugas berat untuk mengelola ekonomi yang mengalami defisit besar. Ismail mengatakan, pembicaraan yang dengan Dana Moneter Internasional (IMF) yang sebelumnya ditangguhkan akan dilanjutkan sebagai prioritas.

 

“Kami akan memulai kembali pembicaraan dengan IMF,” kata Ismail.

 

Ismail prihatin dengan rekor defisit yang diwarisi oleh pemerintaha  Khan. Oposisi menuduh Khan telah salah urus ekonomi negara. “Imran Khan telah meninggalkan kekacauan yang kritis,” ujar Ismail.

IMF telah menangguhkan pembicaraan menjelang tinjauan ketujuh dari program penyelamatan senilai 6 miliar dolar AS yang disepakati pada Juli 2019. Defisit transaksi berjalan Pakistan diproyeksikan mencapai sekitar 4 persen dari PDB untuk tahun fiskal 2022 (TA). Sementara cadangan devisa turun menjadi 11,3 miliar dolar AS pada 1 April, dibandingkan dengan 16,2 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya.

 

Sebelumnya, bank sentral Pakistan menaikkan suku bunga utama sebesar 250 basis poin menjadi 12,25 persen dalam keputusan darurat. Ini merupakan kenaikan terbesar dalam beberapa dekade. 

sumber : reuters

Sumber: Republika

Tags: harga energi naikkrisis energi pakistanpakistan potong pasokan listrikperang ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Ketua DPRD Kota Bogor Beri 4 Usulan Tingkatkan Capaian Vaksinasi Booster

Next Post

Vaksinasi Booster On The Street di Kota Bogor Berhadiah Emas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Menpar Widiyanti Tinjau Kesiapan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

Jumat (17/04/2026) - 18:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.