Aceh Jaya- Pj Bupati Aceh Jaya dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Azhari, SE, M.Si bersama Ketua Seketariat Bersama (Sekber) Bangkit Generasi Aceh Jaya (Bangraja) Aceh Jaya, Hendri Kusnadi, S.Pd, M.Si menerima kunjungan tim Pemantauan Program terpadu Unicef dengan Pemkab Aceh Jaya, di Aula Kantor Bupati setempat, Selasa (25/10/2022).
Tim join monitoring dan pemantauan terdiri dari Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV, Ditjen Bina Bangda, Kemendagri Zanariah, Director Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Bappenas diwakili Inti Wikanestri, Deputi Representative UNICEF Indonesia, Jee Hyun Rah, Chief of Planning UNICEF Indonesia Silas Rapold, Kepala Perwakilan UNICEF Aceh, Andi Yoga Tama dan Tim Bappeda Aceh serta Dinas Kesehatan Aceh.
Staf Ahli Bupati, Azhari menyampaikan bahwa kunjungan tim tersebut guna memantau penanganan dan pencegahan kasus stunting dan wasting di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.
Sejak Unicef menjadi mitra Aceh Jaya, secara garis besar angka prevalensi mengalami penurunan secara data EPPGBM yaitu dari 25 persen tahun 2020, tahun 2021 menjadi 20 persen dan tahun 2022 menjadi 12, 56 persen.
SKPK Sekber diminta untuk terus melakukan penajaman program kegiatan stunting dan wasting dengan memetakan berdasarkan fokus level yaitu, level individu, kelompok, dan masyarakat, korporasi serta menerapkan melalui ekosistem digital.
Selaku pengarah sekber, sambungnya, Pemkab Aceh Jaya sudah merancang sebuah inovasi bangraja yaitu pembuatan dashboard stunting, yang tujuannya sebagai awal perencanaan, dan dashboard ini akan bisa diakses oleh seluruh masyarakat untuk melihat perkembangan stunting dan wasting.
Azhari juga menyampaikan terima kasih kepada Unicef telah mendorong pemerintah Aceh Jaya untuk beberapa kebijakan seperti penyusunan peraturan Bupati terkait malnutrisi (stunting) pada tahun 2020, penyusun dokumen RAD stunting serta telah memfasilitasi Rapat Koordinasi SKPK Sekber Bangraja sehingga dapat menetapkan tujuan bersama melalui Gampong Lokus stunting.
Azhari berharap, inovasi SKPK bangaraja agar terus berkelanjutan terhadap pembinaan Gampong-gampong lokus, terutama peningkatan kapasitas petugas dan kader sebagai motor penggerak utama di gampong.
” harapan kita masih didukung oleh mitra kita unicef sebagai strategi kebijakan bersama, sehingga dukungan unicef kepada Pemkab Aceh Jaya dapat terlihat di aksi-aksi roadmap tersebut. Pemkab Aceh Jaya akan terus mendorong peran Gampong dan kecamatan dalam kovergensi integrasi intervensi spesifik dan sensitif di tingkat Gampong,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut Tim Unicef beserta stakeholder terkait juga melakukan kunjungan Lapangan di beberapa lokasi yakni di Puskesmas Calang, Gampong Keutapang, Kecamatan Panga serta Puskesmas Panga.










