Minggu, April 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pakar Nilai Elite PDIP Mulai Tersinggung dengan Manuver Gibran Bersama Relawan

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (17/08/2023) - 05:37 WIB
in NASIONAL
0
Wali kota Solo Gibran Rakabuming, Senin (14/8/2023).

#image_title

 SOLO – Pakar psikologi politik, Abdul Hakim menilai, tidak diundangnya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat konsolidasi di Jawa Tengah adalah bentuk ketersinggungan PDIP atas manuver politik yang dilakukannya melalui relawan. Elite PDIP dinilai sudah jengah dengan para relawan yang tidak mau tunduk pada koridor politik.


“Jadi tidak diundangnya kemarin Gibran saat konsolidasi di Jateng itu teguran dari Bambang Pacul sebagai ketua DPD atas manuver Gibran yang dinilai membahayakan strategi elektoral PDIP di pilpres dan pileg 2024,” katanya ketika dihubungi, Rabu (16/8/2023)


“Ini bentuk ketersinggungan PDIP atas gerakan politik yang dilakukan Gibran bersama relawannya yang tampaknya tidak mau tunduk pada koridor politik,” katanya, melanjutkan. 


Kendati demikian, Abdul menilai hal tersebut adalah teguran secara halus. Di mana, PDIP melalui Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul melakukan hal tersebut karena menilai salah satu kadernya melenceng. 


“Ya kalau saya lihat ini sudah menjadi polanya pak Bambang Pacul sebagai ketua PDIP Jateng, ketika menemukan kadernya di Jateng yang dianggap mulai melenceng gitu mendapat teguran secara halus seperti ini, teguran non formal tapi cukup keras juga sebenarnya,” katanya. 


Abdul sempat mengatakan ini adalah kali kedua yang dilakukan oleh Bambang Pacul. Hal yang sama juga pernah dilakukan ketika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang waktu itu belum mendapatkan restu namun sudah melakukan konsolidasi relawan. 


“Kalau kita lihat kan yang paling menonjol ini kali kedua ya, dulu Pak Ganjar tidak diajak karena waktu itu beliau mulai melakukan konsolidasi relawan dan juga safari politik ke berbagai provinsi padahal waktu itu belum dapat restu sebagai capres,” katanya. 


“Kalau kita ini juga polanya sama, Gibran sudah melakukan konsolidasi relawan melakukan manuver politik diluar partai dan akhirnya mendapatkan teguran jadi semacam itu,” lanjutnya. 


Abdul mengatakan hal tersebut lantaran PDIP sudah mulai jengah dengan gerakan relawan yang tak bisa dikontrol partai. Hal tersebut mulai nampak sejak mencuat isu soal gugatan undang-undang pemilu terkait dengan pemilihan terbuka dan tertutup. 


“Saya pikir itu juga yang dilakukan Gibran kemarin. Kalau kita membacanya Gibran memanfaatkan ruang abu abu gerakan relawan. Dia secara legal formal tidak melanggar satupun perintah partai, dia berkali-kali menyatakan tunduk dan patuh siap menerima perintah dari partai politik dan ketumnya tetapi tidak bisa dipungkiri langkah politiknya dan relawannya itu cukup mengganggu bagi kepentingan PDIP,” katanya. 


“Walaupun bisa dibilang Gibran juga selalu menyampaikan itu hak politik dari relawannya ada yang mendukung Ganjar dan Prabowo. Publik lebih membaca sinyal politik nonformal Gibran dan Relawannya tidak percaya apa yang disampaikan Gibran secara formal. isyarat ini yang lebih ditangkap oleh publik. Nah ini yang merugikan partai, bagi masyarakat manuver kedekatan dia dengan Prabowo dan gerakan oleh relawannya itu justru dianggap oleh masyarakat dianggap sikap politik yang asli itu yang disebut komunikasi dua kanal,” katanya mengakhiri.

Sumber: Republika

Tags: gibran rakabuming rakagibran tak diundang konsolidasi pdip jatengmanuver relawan gibranrelawan gibran
ShareTweetPin
Previous Post

AGM-158, Rudal Jarak Jauh Anti-Kapal Tercanggih AS

Next Post

78 Tahun Kemerdekaan RI, ASDP Aktif Bangun Konektivitas dan Pariwisata hingga Wilayah 3T

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Tak Lagi Sekadar Mayam, The Palace Jeweler Bongkar Cara Lama Jual Beli Emas di Aceh

Minggu (19/04/2026) - 14:08 WIB
Dek Gam Persilahkan Pihak Lain Kelola Persiraja Banda Aceh

Dek Gam Tegaskan Laga Persiraja vs Garudayaksa Bukan Sekadar Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 22:49 WIB
Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Garudayaksa FC Fokus Redam Pergerakan Fitra Ridwan di Laga Tandang

Sabtu (18/04/2026) - 21:48 WIB
Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Persiraja Pincang Jelang Hadapi Garudayaksa FC, Jaya Hartono Tetap Targetkan Tiga Poin

Sabtu (18/04/2026) - 21:42 WIB
5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat dalam 14 Kloter, Ini Jadwalnya

Sabtu (18/04/2026) - 03:21 WIB
Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Besaran Otsus Aceh Masih Dibahas, Golkar Siap Dukung Hasil Kesepakatan

Jumat (17/04/2026) - 22:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.