Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

'Otonomi Daerah Kadang Timbulkan Pertentangan Provinsi dan Daerah di Bawahnya'

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (07/04/2022) - 02:44 WIB
in NASIONAL
0
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Otonomi dinilai tak bisa dilepaskan dari realitas politik elektoral tiap daerah.

JAKARTA —  Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mengatakan, otonomi daerah tak bisa dilepaskan dari realita politik elektoral. Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota (pemkab/pemkot) akan merasa enggan ketika harus menerapkan kebijakan yang diinisiasi pemerintah provinsi (pemprov), karena berpotensi timbul pertentangan dari pendukungnya.

“Otonomi daerah tidak bisa dilepaskan daripada realita politik elektoral yang juga terjadi di tingkat daerah,” ujat Emil dalam webinar bertajuk Dua Dekade Otonomi Daerah pada Rabu (6/4/2022).

Dia mencontohkan hal itu ketika pemerintah provinsi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang harus ditindaklanjuti juga di kabupaten/kota. Namun, wali kota dan bupati merasa enggan karena warga dan pelaku usaha di wilayahnya merupakan elektoratnya.

“Positioning-nya bagi wali kota dan bupati mereka given, mereka ini ‘bukan saya yang menginisiasi, jadi kalau saya harus galak-galak kepada pelaku usaha, galak-galak kepada warga, saya enggan, karena mereka adalah elektoral saya’,” kata Emil.

Dia melanjutkan, penerapan PSBB akhirnya berhenti setelah dua kali perpanjangan. Setelah itu arusnya sangat kuat dari wali kota/bupati yang berharap PSBB tidak dilanjutkan karena sangat berdampak terhadap ekonomi di wilayah perkotaan.

Menurut Emil, ketika kebijakan yang diinisiasi pemprov itu harus diterapkan di kabupaten/kota, pemkab/pemkot cenderung memiliki insentif yang lebih kecil untuk kemudian menerapkan pembatasan-pembatasan. Sikap kepala daerah yang berpikir hanya melaksanakan kebijakan atasan itu dinilai lumrah.

Sebab, kata Emil, secara politik, wali kota/bupati yang langsung berhadapan dengan elektoratnya. Namun, protes kepala daerah terhadap kebijakan PSBB tentu akhirnya berpengaruh negatif.

Selain itu, dia juga mengungkapkan hal terkait pelaksanaan otonomi daerah di masa pandemi lainnya, yakni soal kejujuran data Covid-19. Dia menyebut, terkadang data Covid-19 ditabung dengan harapan nantinya saat situasi membaik, data itu dirilis sedikit demi sedikit.

“Tapi yang terjadi waktu kasus menaik akhirnya terjadi disparitas yang sangat terasa. Kami juga mengalami saat itu,” kata dia.

Sumber: Republika

Tags: emil dardakOtonomi DaerahWagub Jatim
ShareTweetPin
Previous Post

Peserta PPRA Lemhanas Studi Strategis di Universitas Syiah Kuala

Next Post

Pemerintah Tetapkan Libur Idul Fitri 2-3 Mei, Cuti Bersama 29 April dan 4-6 Mei 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Pj Sekda dan Seluruh Kepala SKPA Ikuti Bimtek Keluarga Berintegritas KPK

Kamis (22/10/2026) - 15:47 WIB
Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Donat Labu dan Ketela di Aceh Besar Raih Grade A dari BBPOM

Kamis (22/10/2026) - 15:44 WIB
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

Kamis (22/10/2026) - 15:30 WIB
Jalanan Kota Banda Aceh Lengang pada Hari Pertama Puasa

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Menteri PU Soroti Kapasitas Jalan di Aceh

Kamis (22/10/2026) - 15:14 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Kamis (22/10/2026) - 15:05 WIB
Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

Kamis (22/10/2026) - 14:34 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.