Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Militer Myanmar Tangkap Warga Swiss karena Dituduh Hina Agama Buddha

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (20/08/2023) - 19:11 WIB
in INTERNASIONAL
0
Militer Myanmar telah menangkap seorang warga Swiss bernama Didier Nusbaumer (52 tahun) karena menghina agama buddha

#image_title

Militer Myanmar telah menangkap seorang warga Swiss bernama Didier Nusbaumer (52 tahun) karena menghina agama buddha

YANGON – Militer Myanmar telah menangkap seorang warga Swiss bernama Didier Nusbaumer (52 tahun). Dia dibekuk karena memproduksi film berjudul “Don’t Expect Anything” yang diduga telah menghina agama Buddha. Sekitar 90 persen warga Myanmar memeluk agama tersebut.

Junta Myanmar mengungkapkan, Nusbaumer ditangkap pada 8 Agustus 2023 lalu. Selain dia, terdapat 13 warga Myanmar yang ikut ditahan karena diduga turut terlibat proses penggarapan film tersebut. Seorang anak perempuan berusia 12 tahun dilaporkan termasuk di antara mereka yang dibekuk.

“Meskipun (bahwa) karakter utamanya (dalam film) adalah umat Buddha sendiri, perilaku dan kata-kata mereka sembrono sampai-sampai menghina martabat dan moralitas para biksu Buddha,” kata junta Myanmar dalam keterangannya terkait penangkapan Nusbaumer dan 13 orang lainya, dilaporkan Myawady Daily, sebuah surat kabar yang dikelola militer, Sabtu (19/8/2023).

Junta Myanmar mengungkapkan, tindakan hukum akan diambil terhadap para tersangka. Pemerintah Swiss telah mengetahui kasus penangkapan Nusbaumer. “Perwakilan lokal Swiss menjalin kontak dengan otoritas terkait,” ujar seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Swiss kepada CNN.

 

Nusbaumer merilis film ‘Don’t Expect Anything’ lewat platform Youtube pada 24 Juli 2023. Klip pendek dari film berdurasi 75 menit itu tersebar di berbagai media sosial, termasuk Facebook dan TikTok. Kalangan nasionalis Buddha Myanmar kemudian mengkritik film tersebut.

Nusbaumer bukan warga asing pertama yang ditahan di Myanmar setelah dituduh menghina agama Buddha. Pada Maret 2015, seorang warga negara Selandia Baru yang ditangkap bersama dua warga negara Myanmar dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara dengan kerja paksa karena menghina agama Buddha. Ketiganya dihukum karena terlibat pembuatan iklan daring dan menunjukkan penggambaran psikedelik Buddha yang mengenakan headphone bergaya DJ. Warga Selandia Baru tersebut dideportasi pada tahun berikutnya.

Pada Oktober 2016, seorang turis Belanda dipenjara selama tiga bulan dengan kerja paksa karena didakwa menghina agama Buddha. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah dia mencabut pengeras suara yang digunakan oleh biksu Buddha untuk menyiarkan khotbah larut malam di kota Mandalay. Dia dideportasi setelah menjalani hukuman penjara.

Pada tahun yang sama, seorang turis Spanyol dideportasi dari Myanmar setelah pihak berwenang menemukan tato Buddha di kakinya. Menghina agama Buddha adalah pelanggaran yang dapat dihukum di Myanmar. Nasionalisme agama telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut.

Sumber: Republika

Tags: agama buddhabuddhaDidier NusbaumerDidier Nusbaumer hina agama buddhadont expect anythingmiliter myanmarmiliter myanmar tangkap Didier Nusbaumermiliter myanmar tangkap warga swisswarga swiss hina agama buddha
ShareTweetPin
Previous Post

Oposisi Prediksi Kejatuhan Kabinet Netanyahu akan Segera Terjadi

Next Post

Misi Rusia Ke Bulan Gagal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Jumat (23/10/2026) - 20:47 WIB
Kapolri: Sindikat Narkotika Internasional Kini Sasar Indonesia sebagai Lokasi Produksi

Kapolri: Sindikat Narkotika Internasional Kini Sasar Indonesia sebagai Lokasi Produksi

Jumat (23/10/2026) - 20:40 WIB
Dua Ruko Diduga Jadi Pabrik Sabu di Pidie Digerebek Bareskrim dan BNN

Lab Narkoba di Pidie Dibongkar, 11 Orang Diamankan dalam Operasi Gabungan

Jumat (23/10/2026) - 20:34 WIB
Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Kapolri Ungkap Kronologi Lab Sabu Internasional di Pidie, Barang Bukti Capai 1,2 Ton

Jumat (23/10/2026) - 20:31 WIB
BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

BBPOM Aceh Bekali 70 Tenaga Kefarmasian di Bireuen tentang Pengelolaan Obat

Jumat (23/10/2026) - 17:05 WIB
KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

Jumat (23/10/2026) - 17:00 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.