Rabu, April 29, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Milad ke-105, Aisyiyah Dorong Perempuan Bangun Peradaban Utama Secara Kolektif

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (19/05/2022) - 17:57 WIB
in NASIONAL
0
Milad ke-105, Aisyiyah Dorong Perempuan Bangun Peradaban Utama Secara Kolektif. Gedung PP

Milad menjadi momentum penting melakukan refleksi rohani dan pemikiran.

YOGYAKARTA — Organisasi perempuan terbesar di Indonesia, ‘Aisyiyah sudah memasuki abad kedua. Di usianya yang sudah 105 tahun, organisasi ini tetap bergerak dalam menjalankan misi dakwahnya.


‘Aisyiyah pun menggelar tasyakur milad ke-105 dan halal bihalal secara hybrid yakni daring dan luring, Kamis (19/5). Di milad ‘Aisyiyah yang ke-105 di 2022 ini, diusung tema ‘Sukses Muktamar ke 48: Perempuan Mengusung Peradaban Utama’.


Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini mengatakan, melalui tema ini ‘Aisyiyah bermaksud meneguhkan dan mendorong perempuan untuk membangun peradaban utama secara kolektif. Milad kali ini juga dalam rangka mensyiarkan penyelenggaraan muktamar yang akan dilaksanakan pada November 2022.


“Keduanya terangkai menjadi komitmen ‘Aisyiyah dalam mendinamisasi gerakannya yang semakin unggul dan meluas dalam kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan semesta,” kata Noordjannah.


Noordjannah menyebut, milad sendiri memiliki arti penting yakni mensyukuri nikmat Allah atas perjalanan panjang melintas zaman ‘Aisyiyah. Utamanya dalam mengemban misi dakwah dan tajdid untuk mencerahkan kehidupan.


Milad menurutnya juga menjadi momentum penting melakukan refleksi rohani dan pemikiran atas usaha-usaha yang dilakukan ‘Aisyiyah selama ini. Untuk itu, Noordjannah mengajak seluruh kader ‘Aisyiyah untuk kembali merenungkan hakikat, spirit, misi dan kiprah pergerakan ‘Aisyiyah dalam perjalanan sejarah perjuangannya yang sudah memasuki abad kedua.


“Aisyiyah adalah gerakan Islam yang mengemban misi dakwah dan tajdid untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ujarnya.


Noordjannah juga mengajak agar di milad kali ini seluruh kader ‘Aisyiyah mewujudkan nilai-nilai takwa dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, maupun hubungan kemanusiaan semesta. Termasuk, menjalin silaturahmi dan mewujudkan ketakwaan yang berkualitas di lingkungan ‘Aisyiyah, mulai dari tingkat pusat hingga tingkat bawah.


Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir juga mengapresiasi ‘Aisyiyah dalam segala gerakan yang sudah dijalankan organisasi perempuan Islam tersebut. Haedar berharap agar ‘Aisyiyah terus bergerak untuk memajukan umat dan bangsa.


“Mudah-mudahan dengan milad ini akan terus mencerdaskan, mencerahkan dan memajukan gerakan ‘Aisyiyah untuk umat, bangsa dan rahmatan lil alamin bagi semesta,” kata Haedar.


Setidaknya, kata Haedar, ada tiga hal yang membuat ‘Aisyiyah patut mendapatkan apresiasi yang tinggi. Pertama, ‘Aisyiyah telah menggerakkan seluruh sendi kehidupan umat dan masyarakat luas untuk menjadi masyarakat yang maju, berkarya, amal usaha yang mencerdaskan dan mencerahkan, serta membangun kebersamaan dan persatuan.


Kedua, lanjutnya, ‘Aisyiyah merupakan organisasi pelopor gerakan inklusif dalam percaturan dan panggung nasional. Baik dalam konteks keumatan, kebangsaan maupun kemanusiaan universal.


“Ketika gerakan-gerakan perempuan lain masih berkutat berbicara tentang dirinya dari perempuan untuk perempuan. ‘Aisyiyah selain berbicara tentang perempuan untuk perempuan, tapi melampaui dari itu yakni perempuan untuk semua. Ini karakter inklusif dari Aisyiyah yang menjadi DNA sejak kelahirannya hingga saat ini dan kedepan,” ujar Haedar.


Ketiga, apresiasi kepada ‘Aisyiyah dikarenakan menjadi pelopor gerakan perempuan Islam berkemajuan yang rahmatan lil alamin. Menurut Haedar, karakter gerakan perempuan Islam melekat dan menyatu bukan hanya dalam jiwa dan alam pikiran ‘Aisyiyah, namun teraktualisasi dalam seluruh gerakan amal usahanya.


“Sampai ke pelosok-pelosok jauh bahkan mancanegara, ‘Aisyiyah berkiprah nyata untuk membangun bangsa dan umat alam semesta. Sekarang tentu bagaimana ‘Aisyiyah menjadikan karakter gerakan perempuan Islam berkemajuan ini sebagai identitas kolektif dan sekaligus identitas organisasi yang disebarluaskan menjadi state of mind bagi masyarakat luas dan gerakan-gerakan perempuan yang berkarakter keberagamaan,” jelasnya.


Dalam acara tasyakur milad ke-105 ‘Aisyiyah dan halal bihalal ini, juga menghadirkan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Retno juga menyampaikan apresiasinya kepada ‘Aisyiyah.


Menurut Retno, ‘Aisyiyah maupun Muhammadiyah sudah banyak melakukan kerja sama dalam sejarah perjalanan politik luar negeri Republik Indonesia. Kerja sama ini dilakukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dunia internasional.


“Selamat milad ‘Aisyiyah ke-150 dan dalam sejarah perjalanan politik luar negeri kita, kita banyak sekali melakukan kerja sama baik dengan ‘Aisyiyah maupun dengan Muhammadiyah dalam berbagai isu, dan harapan saya kedepan kerja sama ini dapat terus kita perkuat,” kata Retno.

Sumber: Republika

Tags: 105 tahun aisyiyahaisyiyahmilad aisyiyahperempuanperempuan aisyiyah
ShareTweetPin
Previous Post

Jokowi Instruksikan Aparat Proses Hukum Penyeleweng Distribusi Minyak Goreng

Next Post

Biden Mulai Kunjungan ke Korsel dan Jepang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menag Nasaruddin Umar Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban

Menag Nasaruddin Umar Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban

Selasa (28/04/2026) - 22:05 WIB
Pemko Banda Aceh Pastikan Kasus Kekerasan Balita di Daycare, Operasional Dihentikan

Pemko Banda Aceh Pastikan Kasus Kekerasan Balita di Daycare, Operasional Dihentikan

Selasa (28/04/2026) - 22:02 WIB
Nurlis Effendi Ditunjuk sebagai Jubir Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Hormati Usulan DPRA Cabut Pergub JKA, Tunggu Rekomendasi Resmi

Selasa (28/04/2026) - 21:52 WIB
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Selasa (28/04/2026) - 21:39 WIB
Ilustrasi bayi. Foto: Net

Bayi Diduga Dianiaya di Daycare Banda Aceh, 3 Pengasuh Langsung Dipecat

Selasa (28/04/2026) - 21:32 WIB
Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Selasa (28/04/2026) - 13:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.