Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil keluar sebagai juara umum pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Aceh 2026 yang resmi ditutup di Halaman Gedung Gelanggang Mahasiswa USK, Banda Aceh, Rabu (29/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, estafet penyelenggaraan PEKSIMIDA berikutnya juga diserahkan kepada Universitas Samudra (Unsam) Kota Langsa yang akan menjadi tuan rumah PEKSIMIDA tahun 2028.
Penutupan PEKSIMIDA dipimpin oleh Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Aceh yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Rina Suryani Oktari.
Rina menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan PEKSIMIDA Aceh 2026, mulai dari dewan juri, panitia, hingga seluruh kontingen dari perguruan tinggi di Aceh.
“Terima kasih kepada dewan juri yang telah memilih talenta-talenta terbaik Aceh. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja luar biasa. Dalam waktu persiapan yang sangat singkat, hanya sekitar satu minggu, mereka mampu menyelenggarakan PEKSIMIDA dengan baik,” kata Rina.
Rina juga memberikan penghargaan kepada seluruh mahasiswa peserta yang telah menunjukkan semangat berkarya dan menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung.
Menurutnya, penyelenggaraan penutupan di ruang terbuka menjadi upaya menghadirkan suasana yang lebih semarak, sehingga tidak hanya dinikmati para peserta, tetapi juga masyarakat melalui berbagai penampilan seni dan pameran yang digelar selama kegiatan.
Rina mengakui bahwa tidak semua harapan peserta dapat terpenuhi selama pelaksanaan kegiatan. Namun ia berharap seluruh mahasiswa dapat membawa pulang pengalaman berharga, persaudaraan, dan semangat berkarya yang diperoleh selama mengikuti PEKSIMIDA.
“Ketika kembali ke perguruan tinggi masing-masing, bawalah pulang ilmu, persaudaraan, dan karya yang telah melalui proses. Teruslah berkarya dan harumkan nama Aceh pada ajang PEKSIMINAS nanti. Satu PEKSIMIDA, satu Aceh,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan pataka tuan rumah PEKSIMIDA kepada Universitas Samudra sebagai penyelenggara PEKSIMIDA tahun 2028. Pataka tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Universitas Samudra, Nasruddin.
Sementara itu, hasil perlombaan dibacakan oleh Ketua Dewan Juri, Herman R. Ia menyampaikan apresiasi atas kualitas penampilan seluruh peserta serta mengingatkan bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir.
“Yang menang jangan sombong, yang belum berhasil jangan berkecil hati,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh perguruan tinggi peserta berhasil meraih prestasi pada berbagai cabang lomba, sehingga tidak ada kontingen yang pulang tanpa membawa penghargaan. Adapun gelar juara umum PEKSIMIDA Aceh 2026 berhasil diraih oleh Universitas Syiah Kuala.
Ketua Panitia PEKSIMIDA 2026, Wira Dharma, yang juga Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai jadwal dengan aman dan lancar.
Sebanyak 251 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh berpartisipasi dalam ajang dua tahunan tersebut. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari semangat sportivitas, persaudaraan, dan apresiasi terhadap seni yang ditunjukkan seluruh peserta.
“Menang bukanlah akhir dari langkah. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana. Seluruh mahasiswa menunjukkan sportivitas yang tinggi, saling menghormati, dan menjunjung persaudaraan. Inilah esensi PEKSIMIDA,” katanya.
Wira turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras di tengah berbagai keterbatasan. Ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan dan menegaskan bahwa seluruh masukan dari peserta akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan PEKSIMIDA mendatang.[]










